Apa Kata Pemain Terkait Penundaan Liga Akibat Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 lalu telah memakan ratusan korban dari Aremania, suporter Arema FC.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA.ID, MEDAN - Tragedi Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 lalu telah memakan ratusan korban dari Aremania, suporter Arema FC.
Sehingga ini membuat seluruh kompetisi sepakbola di Indonesia, mulai dari Liga 1, 2 dan 3 ditunda untuk sementara. Lalu apa kata pemain terkait penundaan ini? Berikut jawabannya.
M11bet Situs Online Resmi Indonesia
Kardinata Tarigan (Karo United)
"Pertama kami harus menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya untuk Aremania atas kejadian Tragedi Kanjuruhan. Semoga disiapkan tempat terindah di Surga dan Tuhan berikan tempat terindah di bagi korban dan diberikan kekuatan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,"
"Tragedi Kanjuruhan ini sangat memilukan. Semoga seluruh elemen yang terkait di sepakbola Indonesia bisa menyikapinya dengan lebih dewasa. Karena sepakbola adalah tentang respect dan sportivitas,"
"Harapannya tentu jangan sampai terulang kembali di stadion manapun. Kalau kompetisi ditunda terlalu lama, tentu berpengaruh ke pemain. Semoga segera keluar kejelasan kapan kick off Liga dilanjutkan,"
Sandeni Sidabutar (PSMS Medan)
"Kita semua turut berbela sungkawa atas kejadian Tragedi Kanjuruhan. Ini menjadi peristiwa kemanusiaan, dimana banyak korban yang meinggal di peristiwa itu. Ini situasi yang harus diterima seluruh insan sepakbola tanah air, termasuk dengan penudaan liga,"
"Semoga semua bisa merespon kejadian ini dan upaya penyelidikan yang sedang dilakukan bisa membuahkan kejelasan atau hasil. Dan terpenting lagi tidak pernah terulang kembali di stadion manapun. Karena sepakbola sejatinya mempersatukan kita semua. Bukan memisahkan,"
Yusrizal Muzaki (PSDS Deli Serdang)
"Pastinya kita turut berduka atas Tragedi Kanjuruhan di Malang ini. Semoga ini menjadi kejadian memilukan terakhir yang terjadi di sepakbola. Karena tidak ada sepakbola yang seharga dengan nyawa,"
"Tentu ini akan menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen sepakbola kita. Sebagai pemain, Saya berharap tidak akan pernah ada kejadian seperti ini terjadi kembali. Semoga penyelidikan cepat selesai, hingga kompetisi kembali dilanjutkan. Karena sejatinya, sepakbola itu menjadi olahraga yang paling dicintai masyarakat Indonesia,"
View this post on Instagram
What's Your Reaction?