Erick Thohir Konfirmasi Maarten Paes Dinaturalisasi

Erick melihat keputusan ini sebagai investasi positif untuk Timnas Indonesia.

Jan 8, 2024 - 22:46
Jan 8, 2024 - 22:46
 0
Erick Thohir Konfirmasi Maarten Paes Dinaturalisasi
Maarten Paes saat memperkuat FC Dallas. (Instagram.com/maartenpaes)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi mengumumkan bahwa Maarten Paes, kiper utama FC Dallas, telah menyetujui untuk menjalani proses naturalisasi dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Erick melihat keputusan ini sebagai investasi positif untuk Timnas Indonesia.

Pada Minggu (7/1), Maarten Paes telah membagikan foto dirinya di dalam pesawat, yang kemudian dikaitkan dengan rencananya untuk menjalani proses naturalisasi.

"Ini adalah investasi. Dia sendiri yang ingin memperkuat Indonesia. Sungguh mengharukan, bukan? Saya sangat bersyukur," ujar Erick Thohir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (8/1).

Erick menambahkan, "Malam ini saya akan makan bersama Maarten Paes, yang datang dari jauh, dari Dallas, Amerika Serikat, kiper utama FC Dallas."

Erick Thohir juga menceritakan bahwa keluarga Maarten Paes merespons positif rencana sang pemain berusia 25 tahun tersebut untuk memperkuat Timnas Indonesia. Erick menyebut bahwa nenek Maarten Paes, yang konon berasal dari Maluku, merasa terharu atas keinginan cucunya untuk memperkuat Tanah Airnya.

"Ketika dia berbicara dengan nenek dan orang tuanya untuk mengucapkan selamat tinggal sambil memperkuat tim Indonesia, keluarganya menangis. Ini menunjukkan bahwa kita sedang membangun momentum besar," kata Erick Thohir.

Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI saat ini tengah membangun generasi emas Timnas Indonesia, sebuah momentum yang sudah dimulai sejak Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games pada 2023 setelah menanti selama 32 tahun sejak tahun 1991.

"Kami memiliki generasi emas di Timnas U-22 dan di bawahnya. Mereka memenangkan SEA Games tahun lalu, dan banyak pemain muda diaspora yang ingin bergabung, seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner. Ini sangat positif. Tetapi, apakah itu cukup? Tidak. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kita harus memiliki dua tim senior dengan kekuatan yang seimbang," jelas Erick Thohir.

"Namun, itu belum cukup. Saya selalu mengatakan bahwa kita harus memiliki dua tim senior dengan kekuatan yang seimbang. Saat dua kali uji coba melawan Libya, Shin Tae-yong mencoba dua belas pemain pertama dan kedua, mencampurnya menjadi dua tim seimbang. Coach Shin Tae-yong sudah memahaminya, karena ada risiko cedera dan risiko kartu merah dalam pertandingan," tambahnya. Erick Thohir juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow