Jokowi Apresiasi Kinerja Satgas Antimafia Bola
Sebanyak empat orang telah dijadikan tersangka dalam kasus match-fixing dan judi online dalam pertandingan sepak bola kompetisi profesional di Indonesia.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan apresiasi terhadap kinerja Satgas Antimafia Bola yang berhasil memberantas praktik kecurangan di lapangan hijau.
Sebanyak empat orang telah dijadikan tersangka dalam kasus match-fixing dan judi online dalam pertandingan sepak bola kompetisi profesional di Indonesia.
Salah satu tersangka adalah Vigit Waluyo yang terlibat dalam pengaturan skor Liga 2 2018. Pujian ini disampaikan oleh Presiden Jokowi atas kinerja PSSI, Satgas Antimafia Bola, dan Kepolisian Republik Indonesia.
"Ketika mereka ditangkap oleh Polri terkait dengan sepak bola dan judi online, saya rasa ini sangat bagus. Jangan berhenti di sini, lanjutkan," ungkap Jokowi, seperti dilaporkan Antara, saat meresmikan Ekspansi PT Smelting di Kawasan PT Smelting, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (14/12).
Jokowi menekankan pentingnya menjaga kebersihan sepak bola dan memastikan bahwa permainannya adil. Ia berharap bahwa tindakan ini akan menjadi pendorong bagi transformasi sepak bola di Indonesia.
"Sehingga sepak bola benar-benar bersih, permainannya fair, itulah yang nantinya akan menggerakkan transformasi sepak bola di Indonesia," tambahnya.
Presiden Jokowi juga memastikan bahwa Transformasi Sepak Bola Indonesia akan terus berlanjut, dengan menciptakan lingkungan di mana tidak ada pengaturan skor atau permainan uang dalam pertandingan.
"Tidak ada pengaturan skor, tidak ada permainan uang di dalam pertandingan, itulah yang akan menggerakkan transformasi persepak bolaan Indonesia. Jika hal ini tidak diselesaikan, jangan berharap sepak bola kita akan naik levelnya, meskipun sekarang sudah mulai baik," pungkasnya.
What's Your Reaction?