Kali Ini Cabor Tinju dan Drumband Ricuh di PON Jabar

Kali Ini Cabor Tinju dan Drumband Ricuh di PON Jabar

Sep 24, 2016 - 09:10
 0
Kali Ini Cabor Tinju dan Drumband Ricuh di PON Jabar
Kericuhan di PON XIX/2016
BANDUNG, BOLAHITA - Kabar kericuhan di PON XIX/2016 kembali terjadi. Kali ini dari cabang olahraga tinju yang berlangsung di GOR Palabuhanratu, Jumat (23/9). Dimana mempertemukan petinju Jawa Barat melawan Kalimantan Timur.

Kericuhan bermula saat official, pelatih dan ketua Kontingen Kalimantan Timur tidak terima dengan hasil pertandingan di kelas 60 kg putri yang mempertemukan atlet Jabar, Sulvana, melawan Wasti Hiskinda dari Kaltim. Dalam pertandingan itu dimenangkan oleh tuan rumah.

Hingga usai hakim dan juri menyatakan bahwa Sulvana menang, ofisial dan pelatih dari Kaltim langsung menyerang hakim dan merusak sejumlah peralatan. Seperti penghitung skor, CCTV dan lainnya.

Pihak keamanan langsung masuk ke arena ring tinju untuk mengamankan. Usai kericuhan Kontingen Kaltim meminta konferensi pers."Sudah jelas kami dicurangi, karena setiap ronde hasilnya kami foto dan dari ronde satu sampai tiga atlet kami yang menang dan ada buktinya. Tetapi saat pembacaan hasil, malah atlet kami yang kalah," kata Ketua Kontingen Kaltim Cabang Olahraga Tinju PON XIX/2016, M Nasir Balfas kepada wartawan di Sukabumi, Jumat.

Kata Nasir jika berhadapan dengan tim tuan rumah, petinjunya harus menang knock out. Tapi, ia tidak menyalahkan tim tuan rumah, pihaknya hanya menyalahkan hakim yang dinilai tidak adil.

Usai konferensi pers, official dari Kaltim langsung digelandang ke Markas Polres Sukabumi untuk dimintai keterangan terkait pengrusakan yang telah dilakukan kontingen tersebut. Selain itu, pihak panitia penyelenggara pun ikut dibawa ke Mako Polres Sukabumi.

Drumband Juga Ikutan Ricuh

Bupati Bogor Nurhayanti terpaksa dievakuasi dari Gedung Kesenian, Kabupaten Bogor, setelah keributan terjadi pada pengumuman final Lomba Unjuk Gelar (LUG) Cabang Drumband pada PON XIX/2016 Jabar, Jumat malam.

Keributan terjadi saat KONI Aceh dan perwakilan tim DKI Jakarta memprotes keputusan dewan juri pada hasil Final LUG yang dimenangkan oleh Provinsi Banten sebagai peraih medali emas.

Bupati Bogor yang tadinya akan mengalungkan medali bagi kontingen Banten, langsung diamankan petugas dari jajaran Satpol PP dan Polres Bogor keluar dari gedung.

Akibat aksi protes dari rombongan Aceh dan DKI Jakarta, prosesi pengalungan medali emas bagi kontingen Banten menjadi tertunda.

Sebelum keributan pecah, suasana tidak sportif terasa ketika pengumuman Final LBB, dimana Jawa Barat memperoleh emas kelimanya pada Cabang Drumband. Sorak dan teriakan huuuu panjang mewarnai pengalungan medali.

Sementara itu, Bupati Bogor yang duduk di kursi tamu, didatangi sejumlah perwakilan dari kontingen Aceh yang mempertanyakan penilaian dewan juri. Suasana mulai tidak kondusif, ketika pengumuman pemenang LUG.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow