MEDAN, BOLAHITA - Kabar bakal diundurnya Turnamen Gubernur Kaltim sudah tidak lagi menjadi rahasia. Kemungkinan besar, gelaran yang seharusnya dilangsungkan tanggal 6 Februari ini, gagal digelar akibat tidak mendaptkan sponsor televisi.
Menanggapi kemungkinan mundurnya turnamen di Kaltim, manajer
PSMS Medan Andry Mahyar Matondang mengaku tak mempermasalahkannya. Apalagi jika memang akhirnya urung digelar. Dia menegaskan bahwa saat ini, skuatnya membutuhkan kompetisi. "Tidak ada masalah, karena saat ini yang dibutuhkan
PSMS bukan atmosfer turnamen. Tapi kompetisi dengan regulasi jelas. Kami sudah tidak sabar menunjukan kebangkitan PSMS," tegas Andry Mahyar Matondang.
"Memang adanya turnamen menjadi obat kerinduan masyarakat kita. Tapi atmosfer pertandingan sepak bola resmi yang dibutuhkan," sambungnya. Bagaimana dengan turnamen Wali Kota Padang? Pria yang juga seorang pengacara ini mengatakan kejadian serupa juga melanda event tersebut. "Saya dikasih kabar bahwa turnamen disana (Padang, red) juga batal," beber Andry.
Pundemikian, dia belum bisa memastikan kapan kepulangan skuat Ayam Kinantan ke
Medan. Andry mengaku harus berkoordinasi dengan solid dengan tim pelatih. Apalagi ini berhubungan dengan program tim yang telah disusun