BOLAHITA - Sesuai dengan prediksi bahwa duel Persiraja Banda Aceh melawan Bintang Jaya Asahan berlangsung seru tidaklah salah.
Meskipun Bintang Jaya menang dengan skor telak, 3-0, bukan berarti Persiraja tampil melempem. Anak - anak dari Aceh ini memiliki sejumlah peluang yang gagal dikonversikan menjadi gol. Intinya, duel ini berlangsung dengan tempo tinggi. Tidak dengan partai-partai sebelumnya di Stadion Teladan.
Dengan hasil ini mereka memimpin di grup B dengan torehan 3 poin. Disusul PSAD ditempat kedua yang dalam pertandingan pertama mengalahkan Pro Duta dengan skor 1-0.
Tiga gol kemenangan Kijang Gunung - julukan Bintang Jaya Asahan dicetak Heri Berlian menit ke 36, Safri Koto menit ke 56 dan Mahadi Raiz menit ke 57. "Hasil ini sudah maksimal, tapi penekanan yang kami harapkan masi 70 persen berjalan. Meskipun demikian kami tetap mengapresiasikan semangat anak muda. Transisi menjadi persoalan. Koordinasi pemain belakang masih lemah," ujar Budi Sianturi asisten pelatih Bintang Jaya.
Kekecewaan mendalam pun ada pada Persiraja Banda Aceh. Terlebih pelatih Akhyar Ilyas yang tak percaya dengan menurunnya performan pemainnya. "Cukup kecewa, hasil ini diluar dugaan Saya. Motivasi pemain menurun. Gol yang tak seharusnya menjadi gol. Lawan bagus dan sangat siap. Namun secara kualitas kita tidak kalah," kata Akhyar usai pertandingan.