Persiapan Tuan Rumah PON 2024, Pemprovsu Benahi Venue
Pemprov sendiri saat ini tengah membangun tiga venue cabor di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang. Mulai dari Stadion Madya (atletik), gedung Boling, dan Martial art yang terdiri dari enam gedung. Khusus di gedung Martial art nantinya bisa dipergunakan untuk 12 pertandingan cabor.
MEDAN, BOLAHITA - KONI Sumut menjelaskan sekaligus menepis anggapan soal persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang digelar di Aceh-Sumatra Utara kacau balau. Sehingga dikhawatirkan PON tidak berjalan sesuai jadwal.
Bahkan, persiapan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara yang menanggung jawabi sarana dan prasarana tengah berjalan.
Pemprov sendiri saat ini tengah membangun tiga venue cabor di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang. Mulai dari Stadion Madya (atletik), gedung Boling, dan Martial art yang terdiri dari enam gedung. Khusus di gedung Martial art nantinya bisa dipergunakan untuk 12 pertandingan cabor.
Selain itu, Aceh dan Sumut juga bakal mendapat bantuan pembangunan venue stadion Utama sepakbola dari APBN.
“Untuk Pelatda, Gubernur sudah persiapkan kawasan Siosar (Karo). Di sana nanti akan dibangun wisma, track untuk atletik, dan rencananya lapangan sepakbola. Jadi, kita lihat persiapan Sumut tuan rumah PON sudah on the track,” kata John Lubis, Ketua Umum KONI Sumut.
Selain pembangunan venue baru, juga akan dilakukan renovasi atau pembenahan venue yang sudah ada. Nantinya juga disesuaikan dengan standar. Seperti Gedung Serbaguna di Pancing, Futsal Dispora Sumut, Kolam Renang Unimed untuk renang dan loncat indah, dan Selayang untuk polo air, serta venue di setiap perguruan tinggi.
“Sebelum dibangun, kita minta standarisasi dari PB cabang olahraga. Setelah ada standarisasi, kemudian di desain dan disetujui PB cabang olahraga, itu baru direnovasi atau pembangunan. Setelah selesai, perlu persetujuan cabor agar tidak ada pembangunan lagi saat Pra PON dan menjelang PON,” pungkas John Lubis.
What's Your Reaction?