Piala Presiden 2022 Minim Waktu Recovery, Pelatih Barito Putera Sebut Pemain Bukan Robot

Piala Presiden 2022 Minim Waktu Recovery, Pelatih Barito Putera Sebut Pemain Bukan Robot

Jul 1, 2022 - 17:27
 0
Piala Presiden 2022 Minim Waktu Recovery, Pelatih Barito Putera Sebut Pemain Bukan Robot

MALANG - Tanpa waktu recovery yang maksimal, membuat para pelatih yang lolos ke perempat final Piala Presiden 2022 mengeluh.

 

Mereka melancarkan kritik terkait penyelenggaraan Piala Presiden 2022. Teranyar datang dari pelatih Barito Putera, Dejan Antonic, menyindir sejumlah masalah di laga pramusim Liga 1 2022-2023 tersebut. Bahkan pria asal Serbia itu menyebut seharusnya ajang Piala Presiden 2022 ditiadakan. Pasalnya sejumlah fans selalu menuntut tim kesayangan untuk terus menang.


Menurut Dejan, ada beberapa hal yang membuatnya tidak setuju mengenai penyelenggaraan Piala Presiden 2022 ini. Pertama dari sisi waktu pelaksanaan yang dinilai terlalu mepet dengan kompetisi. Dan kedua dari waktu pertandingan yang tidak ideal untuk keselamatan pemain.


"Tidak ada cukup waktu cukup persiapan, kedua kita main empat pertandingan dalam 11 hari, kondisi pemain tidak bagus, capek, tidak ada waktu untuk recovery, kalau ada yang cedera tidak mungkin bisa sembuh, banyak tim yang ada cedera," ucap Dejan Antonic saat konferensi pers di Malang, pada Jumat (1/7/2022).


Dejan mencontohkan, untuk timnya hanya memiliki jeda waktu tiga hari dari terakhir melakoni laga di fase grup pada 28 Juni 2022 lalu. Kasus ini berbeda jauh dengan Arema FC yang terakhir kali melakoni laga pada 19 Juni 2022 lalu.

 

Situs Betting Online Resmi Indonesia. Pasaran Terbaik, Layanan 24/7, Resmi

"Jujur terlalu dekat. Kita baru selesai 28 (Juni) malam jam 12. Kalau harus main tanggal 2 (Juli), (ada waktu istirahat) 29 (Juni), 30, (Juni), 1 (Juli), cuma tiga hari ditambah traveling, hilang satu hari, hanya 48 jam untuk persiapan saja, nggak bisa. Pemain itu manusia bukan robot," tegasnya.


Tak heran dengan jadwal yang terlalu mepet itu, permainan setiap tim kurang maksimal. Tak jarang para pemain emosional dan kerap kali kehilangan konsentrasi. "Makanya seperti itu kadang-kadang bisa lihat pemain marah, hilang konsentrasi. Tidak ada tim yang siap 100 persen," kata dia.


Bahkan pelatih 53 tahun ini mengutarakan ada banyak pelatih yang berpartisipasi di Piala Presiden 2022, tidak setuju dengan format penyelenggaraan turnamen tersebut. Namun para pelatih itu memilih untuk diam dan enggan berbicara banyak.


"Saya komunikasi sama banyak pelatih kemarin semua nggak setuju bicara, cuma dia nggak mau bicara. Saya cuma mau bicara dari hati saja, saya pikir kita harus organize turnamen ini lebih bagus lagi," tuturnya.


Dirinya berharap, timnya bisa melakui turnamen Piala Presiden dan mempersiapkan diri dengan kondisi normal semua, tanpa ada pemain yang cedera parah dan faktor nonteknis lainnya.

 

"Semoga kita bisa belajar tahun depan bisa berubah. Semoga di tahun depan bisa lebih bagus, karena pasti pemain pasti lebih banyak kalau semua siap, tapi sekarang kita cuma bisa berdoa tidak ada yang cedera. Semoga bisa selesai normal," tukasnya.

 

Sebagai informasi, Barito Putera bakal menghadapi Arema FC di laga Perempatfinal Piala Presiden 2022. Laga tersebut bakal berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu sore (2/7/2022) pukul 15.30 WIB.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow