PSSI Sebut Stadion-Stadion Milik Pemerintah di Indonesia Boleh Dikelola Swasta
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa stadion-stadion milik pemerintah pusat atau daerah di Indonesia kini dapat dikelola oleh pihak swasta.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa stadion-stadion milik pemerintah pusat atau daerah di Indonesia kini dapat dikelola oleh pihak swasta. Terobosan ini diharapkan dapat mendorong profesionalisme dalam sepak bola Indonesia.
Seperti diketahui, Pemerintah Republik Indonesia telah merenovasi 22 stadion yang saat ini sedang dalam proses peninjauan oleh FIFA.
Renovasi ini merupakan bagian dari langkah transformasi sepak bola nasional. Erick menjelaskan bahwa klub dan pihak swasta kini memiliki kesempatan untuk mengelola stadion secara profesional, berkat izin yang diberikan melalui peraturan pemerintah.
"Lewat Permendagri, kini lapangan-lapangan dan stadion diperbolehkan untuk dikelola oleh swasta. Ini langkah besar untuk profesionalisasi sepak bola Indonesia," ujar Erick di Jakarta, Minggu (22/12/2024).
Menteri BUMN itu menambahkan, kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang melihatnya sebagai langkah inovatif dalam pengelolaan sepak bola di Indonesia. “Presiden Gianni melihat ini sebagai sebuah terobosan yang positif,” tambahnya.
View this post on Instagram
Komitmen Transformasi Sepak Bola
Erick mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak berdiskusi dengan Infantino mengenai transformasi sepak bola Indonesia, terutama setelah tragedi Kanjuruhan. Menurut Erick, FIFA menilai Indonesia serius dalam membenahi sektor ini, hingga dianggap layak menjadi contoh bagi negara lain.
“Presiden FIFA menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir, Indonesia menjadi contoh untuk transformasi sepak bola, dan ini disampaikan kepada banyak negara lain,” jelas Erick.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah, PSSI, dan FIFA untuk memastikan bahwa sepak bola Indonesia tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga dari segi manajemen dan infrastruktur.
What's Your Reaction?