Jangan Sampai Kejadian Salomon Begondo di Medan

Jangan Sampai Kejadian Salomon Begondo di Medan

Nov 30, 2013 - 09:27
 0
Jangan Sampai Kejadian Salomon Begondo di Medan
Indra Sakti Harahap berdoa saat ulangtahun PSMS lalu. Semoga doa juga tentang kesehatan pemain, pelatih dan official yang belum digaji
TERULANG dan terjadi kembali di Indonesia, pesepakbola meninggal dunia karena tidak sanggup membayar biaya perobatan.

Sepak bola Indonesia kembali berduka. Salah satu pemain asing yang berkiprah di Liga Indonesia, Salomon Begondo, asal Kamerun meninggal dunia pada Jumat (29/11) karena sakit yang cukup parah.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengkonfirmasi, bahwa mereka mendapat kabar dari rekan Salomon, Camara Abdoulaye. ”Salomon meninggal dunia di sebuah rumah sakit (RS) di daerah Bumi Serpong Damai (BSD). APPI akan segera memastikan semuanya,” kata Merdiansyah, staf Legal APPI.

Merdiansyah menerangkan, menurut Camara kondisi Salomon beberapa hari terakhir sakit dengan muntah-muntah lalu di bawa ke RS. Namun karena tak memiliki uang, Salomon tak dirawat di RS dan memilih pulang.

Salomon adalah pemain yang berposisi sebagai striker dan sempat membela PSIS Semarang serta Persipro Probolinggo. Namun ketika membela Persipro, bersama Camara dan Sylla Mbamba, Salomon mengemis di jalan protokol Probolinggo.

Hal itu dilakukan karena gaji Salomon dan dua rekannya tak dibayar oleh klub yang mengontraknya. Kejadian ini terjadi sekitar Mei tahun lalu dan sempat menghebohkan pemberitaan di sejumlah media.

Beruntung sampai hari ini, kejadian serupa belum dialami punggawa PSMS Medan. Meskipun belum mendapatkan gajinya dari ketua umum Indra Sakti Harahap, tetap dalam keadaan banting tulang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya mungkin yang paling sedih dari PSMS yang belum digaji. Banyak yang tak mampu saya bayar hingga ke biaya pendidikan anak. Tapi mudah-mudahan dengan ketua umum yang baru ini katanya mau membayarkan gaji kami," bilang Colly Misrun asisten pelatih PSMS.

"Miris sekali mendengar ada pesepakbola yang meninggal karena sakit dan tak sanggup bayar perobatan. Apalagi karena gaji yang tak dibayar. Semoga kejadian ini tidak menular di Medan," harapnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow