MEDAN, BOLAHITA - Sebanyak 106 pecatur terdiri dari 94 putra dan 12 putri yang merupakan utusan 20 kecamatan bersaing di Pekan Olahraga Kota (Porkot)
Medan ke VII/ 2015, di Aula UPT Mekanisasi Pertanian Provinsi
Sumatera Utara, Jalan A.H Nasution
Medan, yang dimulai, kemarin hingga 9 Oktober mendatang.
Cabang Olahraga Catur Porkot tahun ini mempertandingkan 3 kategori, yakni catur klasik, cepat, dan kilat putera puteri dengan memperebutkan 6 medali emas.
Sekretaris Umum Persatuan Olahraga catur Seluruh Indonesia (Percasi)
Medan Syahruddin Noor menjelaskan, Porkot tahun ini catur mempertandingkan 7 babak untuk nomor klasik.
“Nomor Catur Klasik masing-masing pecatur diberi durasi 1 jam. Sedangkan catur cepat 25 menit dan kilat 10 menit selesai,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Percasi
Medan Ir Agus Sialagan WNP PNP mengatakan Porkot tahun ini juga diikuti sejumlah atlet Pra PON
Sumut asal kota
Medan seperti Master Pidie Roy Charles, Enazo Zega (Master Nasional), Sarmadoli (MP), dan legendaris pecatur
Sumut Daud Karo Sekali.
“Porkot tahun ini juga diikuti para atlet
Medan yang mewakili
Sumut pada ajang Porwil di Babel nanti. Mudah-mudahan melalui porkot ini menjadi ajang pemanasan bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan mereka,” ucapnya.
Terkhusus melalui ajang Porkot tahun ini, diharapkan para peserta yang baru pertama kali berlaga adalah cikal bakal atlet PON
Sumut pada 2020 mendatang.