BOLAHITA, MEDAN - Pertemuan antara
PSMS melawan Persija di semifinal Piala Presiden 2018, akan menjadi momen yang istimewa buat Amarzukih.
Kali pertama pemain asli Betawi itu akan menghadapi Persija, pasca tak berbaju orange lagi.
Sekarang Amarzukih yang 7 tahun lamanya memperkuat Persija itu, berbaju PSMS. Bersama tim promosi Liga 1 itu, Amarzukih ingin memperlihatkan kualitas. Meski sudah berusia 33 tahun, pemain yang berulang tahun tiap 21 Juni itu, tidak ingin kalah dengan pemain muda.
Lebih dari itu Amarzukih ingin membuktikan kepada Persija kalau dirinya belum habis. Masih bisa diandalkan di posisi manapun. Seperti diketahui Amarzukih adalah pemain serbabisa, mulai pos gelandang sampai bek.
"Saya enggak menyangka sudah harus menghadapi Persija, mantan tim. Tapi ya harus profesional. Sekarang membela
PSMS jadi harus 100 persen saat menghadapi Persija," tutur Amarzukih yang memang diajak Djadjang Nurdjaman, pelatih PSMS.
Soal kekuatan Persija, tentu Amarzukih masih hapal di luar kepala. Situasi itu yang akan dimanfaatkan untuk menghadapi Macan Kemayoran pada semifinal, baik leg pertama maupun leg kedua.
"Semua pemain Persija wajib diwaspadai karena semua punya kualitas bagus. Kami wajib berkonsentrasi dan mencuri gol," ujar Amarzukih.