BOLAHITA, MEDAN - Ancaman
PSMS Medan kehilangan pemain prioritasnya adalah nyata. Satu pemain, Muhammad Dwi Rafi Angga contohnya.
Pesepakbola putra daerah yang sudah ikut latihan di Stadion Kebun Bunga bersama Legimin Rahardjo dkk ini hengkang. Muhammad Dwi Rafi Angga dikabarkan sudah dipinang klub Liga 1, Persela Lamongan.
Bahkan kepada
Bolahita, Muhammad Dwi Rafi Angga telah mengakui kabar tersebut. "Sudah komunikasi, tinggal menunggu kapan kabar berangkat kesana saja," beber Muhammad Dwi Rafi Angga.
Apakah ini akan terjadi kembali kepada Rachmad Hidayat, Paulo Sitanggang atau pemain prioritas lainnya?
Sekretaris klub klub
PSMS Medan, Julius Raja menegaskan, pihaknya tidak mungkin menghalangi siapapun pemain yang sudah tidak memiliki hati membela tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Julius Raja mengatakan manajemen tentunya tetap akan mempersilakan jika ada tawaran yang lebih baik dari klub lain.
"Kalau ada yang memilih pergi ya kita lihatlah bagaimana nanti. Tentu kalau dia pergi begitu saja tanpa minta izin tentu salah. Tapi kalau dia misalnya pergi ya menyampaikan sesuatu memang betul hatinya gak ke
PSMS lagi gak mungkin kita paksa," jawab Julius Raja.
"Kami minta juga pemain kan harus lihat kondisi kami. Kami ini kan menjalankan tim masih tanpa sponsor. Artinya terlalu dini juga sekarang kalau kita bicara untuk liga 2. Ini masih bulan Februari," kata Julius Raja.
Namun King menambahkan sebagai kegiatan sementara,
PSMS memang tetap berencana akan terus menggelar latihan bersama. Namun agar tak kehilangan pemain satu demi satu, manajemen
PSMS juga tengah berusaha menjalin kesepakatan agar ada kepastian dan ikatan antara klub dan pemain.
Karena itu
PSMS pun mengharapkan kepada pemain yang memang cinta pada
PSMS untuk tetap bisa di
PSMS nantinya.
"Yang kami mau (pemain) hatinya ke PSMS. Itu yang paling penting. Kalau misalnya ada pemain main di klub lain yang juga tak beda jauh dengan
PSMS menurut saya bagus di
PSMS ini sajalah," pungkasnya.