Anggota Klub Sarankan PSMS Mencari CEO, Bukan Ketum
Anggota Klub Sarankan PSMS Mencari CEO, Bukan Ketum
"Sekarang itu seharusnya yang dicari sosok CEO. Membentuk badan hukum dan nanti bagian bagian dari itulah yang akan bertanggungjawab untuk klub. Misanya ada manajer operasional, financial dan posisi lain lain - lain. Saya pikir yang seperti ini sudah dilakukan di klub klub profesional di Indonesia," kata Hengki Ahmad dari Gumarang FC Medan klub anggota PSMS.
"Ya kalau memang RALB mencari ketua umum secara organisasi harus digelar, mari kita lakukan. Tapi menurut Saya sepertinya mendapatkan sosok CEO adalah hal terpenting. Itu akan menjawab persoalan klasik di PSMS," sambungnya.
Hal senada juga ditegaskan mantan pemain PSMS diera 80-an. Amrustian menyebutkan persoalan ketua umum sudah mendarah daging di PSMS. Pria yang kini melatih PSBL Langsa ini menilai beberapa periode terakhir, tim berjuluk Ayam Kinantan ini krisis kepemimpinan yang berkualitas.
"Di satu sisi ketum - ketum sebelumnya belum ada yang membawa perubahan. Tapi di sepak bola sekarang ini, apa posisi ketum masih digunakan? Setau saya sudah modern, klub sudah berbadan hukum. Dari sanalah mereka bekerja untuk klub. Termasuk CEO yang akan bertanggungjawab untuk tim," bilangnya.
Sehingga istilah yang akrab disebutkan Amrustian pengurus mengurus pengurus di PSMS terus berjalan. "Mau sampai kapan begini terus" ucapnya.
What's Your Reaction?