BOLAHITA, DELISERDANG - Satu legenda pesepak bola Indonesia asal
Sumatera Utara, Ansyari Lubis yang memperkuat Tuak kategori master menyambut positif digelarnya DSIS 7side 2018.
Apalagi dirinya juga cukup rajin berlaga di kategori old crack. "Pastinya bagus karena sudah masuk tahun ketiga dan kami mantan pemain bisa reuni lewat pertandingan. Saya pikir ini positif untuk terus dipertahankan," kata Ansyari Lubis.
Laga ketat tersaji pada hari pertama DSIS 2018. Pertamina memuncaki klasemen sementara kategori veteran dengan poin 12 dari empat laga. Pertamina menumbangkan Turino FC 3-0, Penang Sport Club (PSC) Malaysia 3-0, Sing Sing So 3-0 dan Bintang Timur 1-0.
Pertamina ditempel PSC dengan koleksi 9 poin hasil tiga kemenangan dan satu kekalahan. Disusul Putra Deli Tamora yang mengoleksi delapan poin dengan dua kali menang dan dua kali imbang.
Sementara di kategori master klasemen dikuasai Tuak FC dengan sembilan poin sama dengan koleksi poin Binjai Putra. Kedua tim itu menang tiga kali dan kalah sekali. Namun TKS Myanmar bisa menjadi ancaman dengan koleksi 7 poin.
Baik kategori veteran dan master akan melanjutkan laga penyisihan pada hari kedua, Minggu (26/8). Masih tersisa dua laga penyisihan dan peringkat 1-4 masing-masing kategori akan lolos ke semifinal. Sementara peringkat 5-7 bermain di babak plate atau babak hiburan.