BOLAHITA, MEDAN - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI
Sumut terpilih periode 2018-2022, Kodrat Shah kurang bangga dengan hasil yang diraih
PSMS Medan melaju ke Liga 1.
Kata Kodrat, hanya ada tiga pemain asli
Sumut yang berada di skuat Ayam Kinantan, yakni Legimin Raharjo, Abdul Rohim, dan Firza Andika.
"Kita kurang bangga atas hasil
PSMS dari segi materi pemain, karena pemainnya nggak semua pemain Sumut. Saya maunya pemain
PSMS itu semuanya dari Sumut," kata Kodrat di
Medan, Senin (26/2).
Melihat kenyataan banyaknya pemain luar
Sumut di
PSMS sejak musim lalu, Kodrat berkeinginan mencetak pemain andal di Sumut, agar kelak bisa memperkuat
PSMS di masa yang akan datang.
"Itu cita-cita saya kenapa saya mau masuk ke Asprov PSSI Sumut," tegasnya.
Mewujudkan hal itu, kata Kodrat, harus diawali dengan pembinaan dan pertandingan di seluruh Askab dan Askot PSSI di seluruh Sumut, untuk menyeleksi pemain berbakat yang selanjutnya dimasukkan dalam program Training Center (TC).
"Saya menginginkan Askab dan Askot PSSI di daerah membuat turnamen atau kompetisi. Sehingga nanti bisa kita ambil dan kita pilih untuk menjalani TC. Ke depan bisa juga mengisi PSMS. Karena saya berharap
PSMS itu pemainnya semua dari Sumut," ucapnya.
"PSDS bisa dibagusin. Contoh di PSMS, kalau kita kompak berhasil. Sehingga nanti klub-klub kita berikan pembinaan. Kemudian mereka bisa naik kasta tertinggi," ucapnya.
"Sekarang saja setiap provinsi di Indonesia ada yang sampai tiga klub masuk liga. Kita berupaya kejar itu agar kiblat sepak bola kembali ke
sumut. Pemainnya juga harus dari Sumut," pungkasnya.