Banyak Sarana Olahraga Sumut yang Terbengkalai
Banyak Sarana Olahraga Sumut yang Terbengkalai
"Kami sudah dengar berbagai hal yang menyebabkan sarana itu tidak bisa dipakai. Mestinya hal seperti ini harus segera diselesaikan pemerintah khususnya Dispora Sumut selaku instansi terkait," kata Lamhot Simamora Ketua IANI Sumut Lamhot Simamora kepada wartawan.
Sarana terbaru yang tidak terpakai saat ini adalah kolam polo air indoor di Komplek Kolam Renang Selayang, Medan. Sudah dibangun dengan anggaran APBD Rp 5miliar, tapi sudah setahun lebih, tidak juga bisa dimanfaatkan.
Dia juga menyinggung persoalan sirkuit road race di Jalan William Iskandar, Medan yang tak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena dalam sengketa. Bahkan, sirkuit tersebut akan dilepas karena pengusaha yang mengklaim sebagai pemilik lahan kabarnya telah memenangkan perkara. Jika demikian, perjuangan pemerintah dan insan otomotif untuk membangun sirkuit jadi sia-sia.
Gedung balap sepeda (velodrome) yang sudah dibangun dengan dana miliaran di kawasan Jalan William Iskandar (samping Unimed), tidak bisa dipakai hingga akhirnya terbengkalai. Kemudian lintasan Atletik Unimed akhirnya rusak total akibat tidak adanya alokasi biaya perbaikan dan perawatan.
Lihat saja Stadion Teladan dan Stadion Kebun Bunga yang ditangani Dinas Pertamanan Medan, tapi tidak disokong dana maintenance. Serbaguna yang berdiri megah di Jalan William Iskandar juga hingga kini tidak jelas pengelolanya. Pemprov Sumut dinilai Lamhot sangat lamban dalam mengatasi hal-hal terkait pengelolaan aset olahraga
What's Your Reaction?