Bentrok Smeck dengan Warga Sei Mencirim

Bentrok Smeck dengan Warga Sei Mencirim

Jan 14, 2013 - 00:49
 0
Bentrok Smeck dengan Warga Sei Mencirim
Saktiawan Sinaga menunjuk pemain yang telah menghujatnya saat bermain di Sei Mencirim <br>
Suporter Smeck Holigan bernyanyi dengan kata menghujat Saktiawan Sinaga, Novi Handriawan dan Donny Siregar saat pertandingan eksibisi PSMS Medan versus Mencirim Putra di lapangan Sei Mencirim.

Tak terima dengan hujatan itu, Saktiawan menghampiri ratusan suporter PSMS yang menyanyi. Terlihat kesal, akhirnya sempat terselesaikan.

Beberapa penontolan Smeck dari jarak jauh terlihat mengatakan minta maaf. Namun situasi kembali memanas ketika Master Ceromony yang diperankan Yunus Saragih.

Memegang Microphone, pria yang dikenal sering melakukan kecurangan dalam sepak bola ini memang sempat mengingatkan Smeck untuk tidak melakukan nyanyian berupa hujatan.

Tapi selang tak berapa lama, Yunus Saragih malah seperti ngomel sendiri di hadapan microphone. Kalimat yang memicu munculnya emosi warga dilontarkannya. Akhirnya di hadapan Gubsu Gatot, Smeck dihajar warga Sei Mencirim.

Batu serta balok yang berterbangan ke arah tribun tempat Smeck melakukan aksi menjadi awal bubarnya barisan. Kenapa bisa?

Respon saling menyalahkan terlontarkan. Kenapa Smeck bisa bernyanyi dan menghujat tiga pemain PSMS PT LPIS  yang saat itu memperkuat Mencirim Putra. Dan apa salah mereka? "Kamikan supoter, jadi kami mendukung PSMS. Apa yang salah," ujar salah satu Smecker.

Kenapa pula seorang Saktiawan Sinaga tak mampu menahan emosinya. Padahal dalam sepak bola, hujatan tak pernah lepas kepada seorang pemain.

Cukup disayangkan memang. Apalagi saat melihat para Smeckers yang lari pontang panting menyelamatkan diri dari kejaran warga. Tak jelas berapa banyak jumlah yang mengejar, tapi beberap wanita dari kelompok suporter ini pun terkena imbas.

Ada yang shok, ada yang terkena lemparan helm atau juga lemparan batu ke arah tribun  tempat mereka bernyanyi. Belasan suporter mengalami luka memar dan patah tangan hingga dievakuasi dengan bus yang membawa rombongan PSMS.

Sebelum kejadian, warga yang menonton yang duduk persis di belakang para wartawan meminta Smeck untuk menghentikan hujatan. "Tolong suporter, harap dengan bahasa sopan. Ini kampung orang, jangan dipancing berbuat rusuh," bilangnya berulang-ulang.

Namun begitu wasit meniup peluit panjang dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan PSMS, Saktiawan eks striker Mitra Kukar musim lalu itu kembali mendatangi suporter SMeCK yang mengejeknya.

Lagi-lagi aksinya itu dapat diredakan. Tetapi warga Sei Mencireim yang sudah kesal semakin marah. Warga yang sudah bercampur dengan massa akhirnya terlibat bentrok.

Ketua Panitia Pelaksana turnamen Mencirim Putra, Ir. Budi Ilham langsung turun tangan. Dirinya pun bersedia bertanggungjawab perobatan luka korban suporter dalam bentrokan itu. Sebanyak 6 suporter SMeCK 3 di antaranya wanita dievakusasi naik bus yang membawa rombongan pemain PSMS.

Sementara itu Ketua Umum SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong mengatakan saat ini total 12 orang menjadi korban pasca bentrok itu.

“Ada 12 orang anggota kami yang terluka. Tiga diantaranya harus dirawat intensif. Sekarang lagi dikusuk. Sisanya yang luka-luka ringan sudah diantar ke rumahnya masing-masing atau menginap di Sekretariat SMeCK,” katanya.

Nata menyesalkan adanya jatuhnya korban dan beberapa diantaranya dari wanita. “Ada cewek yang terluka dan dia dari basis Mencirim. Terkena helm. Selain itu ada juga yang terkena balok. Tapi kami juga masih selidiki. Dan menunggu itikad baik panitia yang katanya mau bertanggung jawab,” bebernya.

Soal kejadian itu disebutnya di luar kendalinya. “Saya tidak begitu tahu seperti apa kejadiannya karena saya datang terlambat. Awalnya tidak menyangka kalau itu tarkam hanya sebatas ujicoba makanya tidak terkontrol. Tapi kami akan melakukan evaluasi dengananggota dan telusuri seperti apa kejadiannya hingga otentik,” jelasnya.(Bolahita)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow