Berbeda Suara dengan Asisten dalam Pilpres, Gurning : Ini Pesta Demokrasi
Berbeda Suara dengan Asisten dalam Pilpres, Gurning : Ini Pesta Demokrasi
Namun bukan berarti keduanya bentrok dalma menjalankan program latihan. Namun keduanya sadar bahwa ini hanya sebuah hak suara dalam menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan.
"Soal politik kami enggak ada berdebat, jikapun itu terjadi hanya sebatas seloroh saja," kata Abdul Rahman Gurning pelatih PSMS Medan.
"Iya, kami memang beda pilihan. Sudah tahu kita di grup, siapa-siapa saja yang 01 atau yang 02," ucap Abdul Rahman Gurning.
Bagi Gurning panggilan akrabnya menegaskan tak ingin kehilangan hak suaranya dan semangat untuk mengikuti Pemilu.
"Saya bilang besok kita harus mantap laksanakan Pemilu," ungkapnya dengan jari ciri khas salah satu Paslon. Sementara Edy Syahputra menunjukkan jari yang berbeda sambil tertawa.
"Jelas dimanapun dan siapapun itu, jangan gara-gara politik dan perbedaan pilihan kita jadi enggak enakan," tegasnya.
Gurning besok akan menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Lingkungan VII, Medan Timur.
Dia mengakui sudah tekad memilih salah satu calon yang menurutnya tepat. "Kebetulan keluarga saya di situ. Keluarga juga sama pilihannya dengan saya. Calon presiden yang akan saya pilih besok terbaik menurut saya," pungkasnya.
What's Your Reaction?