BOLAHITA.COM - Kendala mendapatkan dukungan legalitas klub anggota
PSMS memang menjadi masalah. Hal yang sudah diprediksi dari awal kini terjadi. <div><br></div><div>Akibatnya harus membuat panitia pelaksana RALB jemput bola. Dalam rapat yang digelar beberapa hari lalu, membentuk dan memilih beberapa orang yang akan mendatangi klub untuk mendapatkan tandatangan resmi. </div><div><br></div><div>"Mengingat sudah adanya jadwal yang dibentuk sampai pelaksanaan RALB nanti, kami tidak akan menungu. Kami akan temui klub-klub dan meminta daftar pengurus yang sah. Kemudian kami meminta surat yang menunjukan siapa orang yang dimandatkan untuk mengikuti RALB tersebut," kata Julius Raja usia rapat panitia RALB.</div><div><br></div><div>Sementara ketua panitia RALB yang datang terlambat dalam rapat tersebut meminta kriteria calon ketum harus diperketat. "Terlebih soal kemampuan financial, calon ketum harus benar-benar mampu. Kalau tidak, tidak usah," bilangnya kepada peserta rapat. </div><div><br></div><div>Tak hanya itu, mundurnya Sunardi A dari kepanitiaan, Idris memunculkan Benny Tomasoa sebagai penggantinya. Namun peserta rapat meminta tak usah melakukan pergantian. "Sebaiknya jangan ada nama yang masuk lagi," bilang Julius Raja.</div>