MEDAN - Drs Eddy H Sibarani kembali terpilih sebagai pemimpin untuk periode 2020-2024. Eddy terpilih secara aklamasi pada Musorkot yang dihadiri 41 pengcab/pengkot olahraga dan 21 KONI se-Kecamatan di Garuda Plaza Hotel
Medan, Sabtu (1/2/2020).
Eddy Sibarani akan didampingi Fadillah Hutri Lubis SH (Perpani
Medan) dan Helti Susilo SE (Forki
Medan) sebagai tim formatur. Pihaknya bertekad menyusun kepengurusan KONI Kota
Medan periode 2020-2024 dalam sepekan untuk dilantik pada awal Maret mendatang.
Musorkot KONI
Medan dibuka Plt Wali Kota
Medan, Akhyar Nasution. Dalam sambutannya, Akhyar berharap pembinaan terus ditingkatkan lagi sehingga ke depan para atlet dapat mengharumkan nama Kota
Medan di kancah nasional dan internasional. Terlebih pada PON 2024 mendatang saat
Sumut jadi tuan rumah, atlet
Medan diharap meraih prestasi tertinggi.
"Inilah tantangan kita semua. Menghadapi PON 2020, seluruh atlet terus tunjukkan prestasi. Nanti penghargaan akan datang dengan sendirinya," ucapnya.
"Kepada pengurus KONI terus kembangkan olahraga di Kota
Medan. Kita punya banyak potensi yang harus dikembangkan demi mempertahankan
Medan Kota Atlet," tambah Akhyar.
Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengakui peningkatan prestasi atlet
Medan cukup signifikan. Menurutnya KONI
Medan menjadi contoh bagi KONI kab/kota di Sumut. dalam hal pembinaan atlet. Terbukti, pada PON 2020 Papua, atlet
Medan mendominasi pada kontingen Sumut.
"PON 2020
Sumut diperkuat 176 atlet yang mayoritas adalah atlet asal
Medan. Jika seluruh kab/kota seperti ini, saya yakin PON 2024 kita tidak hanya sukses menjadi tuan rumah saja, tetapi juga sukses prestasi," tutur John Lubis.
Ketua Umum KONI
Medan, Drs Eddy H Sibarani mengatakan, ada beban sekaligus tantangan yang harus ditanggung usai kembali terpilih. Pasalnya,
Medan harus benar-benar menyiapkan atlet terbaik menuju PON 2024 di Sumut.
"Karena bicara
Sumut pasti
Medan. Jadi saat 2024 nanti saat
Sumut jadi tuan rumah PON, atlet
Medan harus paling siap. Jadi kita harus betul-betul dari awal mempersiapkan diri agar jadi tuan rumah yang baik juga," terangnya.
"Berbicara 2024, kita berharap atlet
Medan yang mendominasi tim Sumut. Kita tidak ikut kualifikasi lagi, otomatis bisa kirim atlet sebanyaknya. Kalau bisa 80 persen atlet
Medan yang kuasai," pungkasnya.