Euforia Pesta Juara Piala Kemerdekaan Masih Belum Hilang
Euforia Pesta Juara Piala Kemerdekaan Masih Belum Hilang
Hal ini diungkapkan manajer tim Andry Mahyar Matondang kemarin sore di Mes Makodam, Jalan Gatot Subroto Medan. "Banyak yang bbm, inbox dan coment ke facebook saya supaya pestanya diulang kembali. Kemarin masih banyak yang tak bisa hadir karena sekolah," bebernya. Namun keinginan suporter itu tentunya tak bisa lagi dikabulkan. Pasalnya pemain PSMS sendiri sudah diliburkan. "Sampai sekarang juga pembahasan PSMS ini juara belum habis. Setiap bertemu orang, pasti disalam dan diucapkan selamat. Tak hanya saya, semua manajemen dan pemain merasakan hal yang sama," sambungnya.
Merayakan gelar juara Piala Kemerdekaan ini juga sulit memang masih sulit dilupakan pemain. Khususnya tentang euforia konvoi dan ekspresi pendukung di Lapangan Benteng membuat Choirul Hidayat tak kuasa menahan air mata. "Saya sangat senang sekali melihat euforia suporter PSMS dan masyarakat Medan. Meskipun bukan anak Medan, tapi membuat saya bangga dengan Medan," kata pemain bertahan PSMS asal Bandung ini.
Berbagi keceriahan itu, Choirul pun mengirimkan beberapa foto konvoi dan pesta juara PSMS kepada rekannya satu tim yang tak bisa ikut ke Medan akibat memperkuat tim PSAD di Jakarta melalui BBM. Asrul Reza, Guntur Triaji, Suhandi dan Erwin pun mengungkapkan hal yang sama.
"Awalnya kami sudah bilang titip salam saja buat semua suporter karena tak bisa ke Medan. Tapi ketika dikirimin foto-foto konvoi kemarin sama teman, melihat ekspresi suporter, kami sangat terharu. Semua suporter katanya menangis saat menyanyikan lagu we are the champion. Sayang sekali kami tak ada dimomen itu," bilang Erwin Ramdani winger PSMS.
What's Your Reaction?