Tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Riau, rombongan cabang olah raga Karate juga mengusung semangat menjaga tradisi membawa pulang medali emas. <br><br>Oleh karena itu Wakil Ketua KONI
Sumut Prof Agung Sunarno mengaku memberikan apresiasi kepada karate
Sumut yang selalu konsisten menyumbangkan medali emas. "Pembinaan karate di
Sumut luar biasa, sehingga konsisten dalam menyumbang medali emas," ujarnya di Bandara Polonia saat melepas rombongan.<br><br>Agung optimis PON saat ini cabang karate bisa melebihi target dua medali emas. Pasalnya, karate
Sumut memiliki atlet Jintar Simanjuntak, Doni Darmawan dan Tantri Widyasari yang berpeluang untuk meraih medali emas. "Tahun 2000, karate sumbang dua emas, 2004 dua emas dan 2008 lalu juga dua emas, seharusnya kali ini bisa meningkat," bilangnya.<br><br>Sementara itu Ketua Umum Pengprov FORKI
Sumut DR H Rahmat Shah berharap agar atlet Karate
Sumut bisa menjaga citra daerah. "Tunjukkan kalau kalian cinta daerah dengan berjuang keras pada PON kali ini," pesannya. Anggota DPD RI asal
Sumut ini menambahkan, atlet Karate diharapkan tidak pernah takut untuk memberikan prestasi kepada
Sumatera Utara. <br><br>Dirinya menjamin atlet yang berprestasi memboyong emas bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Kalau berprestasi, Saya jamin kalian bisa menjadi PNS," tegasnya. <br><br>Sementara itu dalam rombongan Karate, sebanyak 11 orang dengan rician 6 putra dan 5 putri yang membawa nama Sumut. 11 Atlet tersebut adalah Jintar Simanjuntak, Doni Darmawan, Dedi Siregar, Dodi Munthe, Helda, Charles, Tantri Widyasari, Sunita, Nova Sinaga, Indah Moria Angkat dan Halimah. (
Bolahita)<br>