Gagal tuan Rumah PON, Ini Pukulan Telak Bagi Sumut
Gagal tuan Rumah PON, Ini Pukulan Telak Bagi Sumut
"Parahnya kita gagal masuk tiga besar dalam penentuan tuan rumah PON XX tahun 2020," tambah Ketua Ikatan Atlet Nasional Indonesia (IANI) Sumut, Lamhot Simamora. Dalam voting pada Rapat Anggota Tahunan KONI di JHCC, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3) malam, Sumut berada di posisi kelima dengan perolehan 27 suara. Posisi pertama diperoleh Papua dengan 66 suara disusul Aceh dan Bali masing-masing 46 suara. Jawa Tengah mendapat 28 suara dan terakhir Sulawesi Selatan 23 suara.
Lamhot, didampingi Ketua Angkatan Muda Bela Negara (AMBN) R Sibagariang ST, menilai bahwa kegagalan ini disebabkan ketidakmampuan meyakini induk cabang olahraga dan KONI daerah akan Sumut menjadi tuan rumah PON.
Dia menilai Pemprovsu terkesan kurang agresif menyakinkan pemilik suara terhadap keseriusan Sumut. Ditambah lagi, tak adanya dana untuk suksesi pencalonan Sumut menjadi tuan rumah PON 2020.
"Bagaimana mungkin kita bisa menjadi tuan rumah, kalau pemerintah sendiri tak bisa menyiapkan dana suksesi? Lihat saja, tak publikasi seperti baleho (spanduk) untuk suksesi tuan rumah PON di jalanan. Ini kan tak masuk akal. Kita mau menjadi tuan rumah, tapi tak punya anggaran suksesi," katanya.
Meski begitu, Lamhot berharap kegagalan ini tidak berimbas dengan "frustrasi"-nya pembangunan sarana prasarana olahraga yang sudah diprogramkan. Meningkatnya prestasi olahraga tidak terlepas dengan penyediaan sarana prasarana olahraga.
"Lihat saja kita masih mengandalkan Stadion Teladan yang sekarang ini tidak layak menggelar kompetisi level Indonesia Super League. Hendaknya ini menjadi perhatian dari Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho," tutupnya
What's Your Reaction?