BOLAHITA - Sevilla menasbihkan diri sebagai kampiun Liga Europa musim ini. Klub Spanyol ini menang dramatis atas Dnipro Dnipropetrovsk dengan skor 3-2, dimana empat gol lahir di paruh pertama.
Dalam partai final yang dihelat di Stadion Narodowy, Warsawa, Kamis (28/5) dinihari WIB, Dnipro memimpin lebih dulu pada menit ketujuh lewat Nikola Kalinic. Namun Sevilla merespon dengan balasan dua gol.
Gol Grzegorz Krychowiak di menit 28 membuat keadaan sama kuat dan tiga menit kemudian Carlos Bacca membawa Los Rojiblancos berbalik unggul. Namun beberapa saat jelang turun minum, gol lain lahir. Ruslan Rotan membawa Dnipro menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Akan tetapi di babak kedua hanya satu gol yang tercipta. Bacca lagi-lagi membubuhkan namanya di papan skor sekaligus memastikan skor 3-2 untuk kemenangan Sevilla.
Hasil akhir itu tak hanya membuat tim besutan Unai Emery itu mempertahankan titel juara, namun mereka juga membuat sejarah sebagai satu-satunya tim yang mampu memenangi Piala UEFA/Liga Europa sebanyak empat kali (2006, 2007, 2014, 2015).
Hebatnya lagi, Sevilla membuat catatan sempurna di kancah Piala UEFA ataupun Liga Europa. Empat kali menembus final, empat kali pula mereka menang.
Susunan Pemain :
Dnipro: Boyko, Douglas, Fedetskiy, Kankava (Shakhov 85′), Matos, Cheberyachko, Fedorchuk (Bezus 70′), Rotan, Kalinic (Seleznyov 78′), Konoplyanka, Matheus.
Sevilla: Rico, Tremoulinas, Carriço, Kolodziejczak, Reyes (Coke Andujar 59′), Banega (Iborra 89′) Vitolo, Aleix Vidal, Mbia, Bacca (Gameiro 82′).