Gaya Menonton di Teladan Ketinggalan Zaman

Gaya Menonton di Teladan Ketinggalan Zaman

Apr 9, 2017 - 19:37
 0
Gaya Menonton di Teladan Ketinggalan Zaman
Rafriandi Nasution pengamat olah raga Sumatera Utara
MEDAN, BOLAHITA - Animo penonton sepak bola Sumatera Utara yang meingkat dapat disaksikan saat PSMS Medan menjamu Persib Bandung beberapa waktu lalu di Stadion Teladan.

Partai uji coba bertajuk El Clasico itu kembali berhasil mendatangkan jumlah penonton yang membuat kapasitas stadion over. Sudah sangat lama stadion bersejarah itu tidak disesaki puluhan ribu penonton. Dimana jumlah tiket tercetak kalah dengan jumlah penonton yang masuk ke dalam stadion. 

Namun, kondisi penonton yang sudah bersesakan, berhimpitan hingga di setiap lorong tribun sangat disayangkan. Ini menandakan Stadion Teladan sudah tak sanggup menampung gairah masyarakat sepak bola di Sumatera Utara

"Menurut Saya dengan apa yang kita lihat kemarin di stadion saat PSMS Medan melawan Persib Bandung, penonton sudah tidak nyaman. Berdiri berdesakan, penonton duduk diatas tembok tribun, nonton berdiri di samping pagar pembatas. Saya pikir ini gaya menonton sepak bola yang kampungan. Tidak sesuai lagi dengan zaman yang seharusnya orang datang ke stadion dan duduk nyaman," kata Rafriandi Nasution pengamat olahraga Sumatera Utara.

Menurut mantan Plt Dirut RPH Medan ini Sumatera Utara harus belajar banyak dari provinsi Jawa Barat. Karena disana saat ini memiliki banyak stadion yang bisa dipakai untuk berbagai event sepak bola. "Saya pikir seperti kasus di Bandung saja, ada Siliwangi, ada Jalak Harupat dan GBLA. Jadi tinggal sesuai dengan kebutuan pertandingan saja. Kalau sifatnya internasional bisa di staidon terbaru mereka. Kalau yang pertandingan biasa saja bisa di Siliwangi," bilang Rafriandi Nasution.

"Sumut harus punya stadion bertaraf internasional, ya setuju. Tapi Saya pikir untuk jangka pendek ini jangan berharap Kota Medan atau Sumatera Utara mendapatkan stadion baru. Waktu lawan Persib kemarin saja yang aktif justru Pangdam I/BB bukan pemerintah kotanya. Melihat itu, ya makanya jangan terlalu berharaplah," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow