German Hutagaol Tampil di Presiden Cup

German Hutagaol Tampil di Presiden Cup

German Hutagaol Tampil di Presiden Cup
German Hutagaol ingin tambil di Presiden Cup di Makasar 
Penonton yang memadati lapangan Benteng Medan saat menyaksikan partai final Sarung Tinju Emas malam (24/10) tadi sangat terhibur dengan aksi German Hutagaol. 

Petinju asal Sumut yang berhasil meraih juara pertama di Sarung Tinju Emas (STE) kemarin menunjukan gaya permainannya yang keras dan berani. Dukungan pun langsung mengalir kepadanya. Di pada partai final kelas 46 kg, German mengalahkan John Engkeng dari DKI A. 

"Ini juara pertama Saya di level nasional dan sangat bergembira. Mudah-mudahan ini membawa saya ke Presiden Cup di Makasar nanti dan ke pertandingan besar lainnya," ujar German Hutagaol usai bertanding. Menghadapi John Engkeng, dia mengaku cukup kesulitan. 

Apalagi dari jam terbang, petinju asal Jakarta itu jauh lebih baik. "Selama Saya bertanding, John lawan terberat. Dia juga kabarnya sudah sering bertanding ke Asia. Tapi Saya akhirnya bisa menang dari dia," sambung petinju yang masih berusia 21 tahun ini. 

German mengaku awalnya tertarik di dunia tinju saat berumur 18 tahun. Sering berkelahi dan melihat olah raga Tinju sangat menantang. 

"Itu awalnya, karena melihat tinju saling beradu pukulan. Merasa tertantang gitu. Sekarang Saya mau lebih baik lagi dan ingin merasakan level pertandingan internasional di President Cup mendatang," ujar German. Terdaftar di Sasana Bona Parte, kini dia ditangani Saud FJ Naibaho Spd sebagai pelatih. 

"Potensi German ikut ke PON sangat besar, dia punya prospek bagus. Latihan sekeras apapun dia tetap mau. Tapi saat ke PON Pekanbaru lalu, kami tidak tau seperti apa mekanisme pemilihan pemain. Saya pikir untuk PON selanjutnya, Germain seharusnya menjadi pilihan Sumut," beber Saud Naibaho.