BOLAHITA - Federasi Sepakbola Eropa atau UEFA menyatakan bakal menambah pundi-undi bagi peserta Liga Europa hingga 65 persen guna mengikis kesenjangan dengan Liga Champions.
Perlu diketahui bahwa saat ini para kontestan di Liga Champions rata-rata meraup pendapatan sampai empat setengah kali lipat dari klub yang tampil di Liga Europa, oleh karenanya UEFA berencana untuk memperbaikinya.
Tak cuma tim-tim yang melewati babak kualifikasi, mereka yang gagal lolos pun bakal mendapatkan peningkatan hadiah lantaran mereka turut berperan untuk kompetisi Liga Europa.
“UEFA sudah membuat sitem distribusi baru yang kami sangat senang, karena tak cuma memberi kenaikan berupa uang yang didapat klub yang berpartisipasi di Liga Champions dan Liga Europa UEFA, namun juga menjaga solidaritas UEFA dan juga klub,” kata sekretaris jenderal UEFA, Gianni Infantino dikutip dari Sport Mole (31/3).
“Dengan cara yang sudah kami buat, sistem baru akan memberi keuntungan yang lebih baik untuk semua orang, terutama untuk tim-tim yang gagal melewati penyisihan di kedua kompetisi klub UEFA,”
Sebagai informasi, bayaran untuk kampiun Liga Champions naik dari 7,6 juta Poundsterling (sekitar Rp 146 miliar) jadi 10,9 Poundsterling (Rp 210 miliar). Sementara di pentas Liga Europa, UEFA yang sebelumnya menghadiahi 3,6 juta Poundsterling (sekitar Rp70 miliar) kini menjadi 6 juta oundsterling (sekitar Rp 115 miliar)