BOLAHITA - Usaha Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi memperbaiki marwah
PSMS Medan sekadarnya saja. Tanpa ambisi apapun, dia menginginkan kejayaan Ayam Kinantan bisa berkokok kembali.
Ya, pertemuan kali kedua dengan jajaran pengurus
PSMS Medan kembali dilakukannya pada Selasa (17/3) di Kodam, Jalan Binjai. Dalam pertemuan itu juga turut hadir ketua umum PSMS, Indra Sakti Harahap. Berikut beberapa hal yang ditanyakan kepada
PSMS dalam pertemuan tersebut.
Zulfan Kurniawan (ketua mantan PSMS) : "Fundamental sekali soal payung hukum. Kita (klub-klub pemilik PSMS) tidak pernah membangun payung hukum sebagai pemilik PSMS. Sekarang
PSMS dikelola pihak ketiga, badan hukum orang lain. Pertanggungjawaban
PSMS selama ini kemana? Selama ini klub-klub juga tak pernah dilibatkan"
"Berapa juga yang dapat dana sekarang. Katanya dapat dari sponsor, pemko, dari PT Liga, Â bapak angkat. Jika memang terbuka, berapa jumlahnya. Jangan-jangan ini masih diangan-angan.
PSMS harus memberikan kepastian perlindungan pemain dan pelatih. Karena mereka juga harus menghidupi keluarga"
Nobon : " Saya hanya soal pelatih. Menurut Saya kita tak capek-capek jika melihat keuangan yang dibilang pengurus itu ada. Tinggal ambil 7 pemain yang bagus ditambah lokal. Tapi ditanya pelatih, sudah gajian? Jawabannya belum. Yang gajian CEO katanya. Dan saya baru tanya Edy Syahputra dan dia jawab belum gajian juga"