BOLAHITA, ACEH - Markus Horison mengawali karir sepak bola profesionalnya di tahun 2003 bersama Persiraja Banda Aceh. Setelah belasan tahun, kini dia kembali kesana.
Tapi bukan sebagai penjaga gawang, melainkan menjadi pelatih. "Iya disini Saya menjadi pelatih kiper. Beberapa hari lalu resmi dikontrak," kata Markus Horison. Apakah ini mengartikan pensiun dari bawah mistar?
"Belum bisa dibilang gantung sepatu juga. Bergantung tawaran. Kalau Saya diminta bermain, kenapa tidak," kata Markus Horison.
Yang pasti eks kiper timnas nasional ini mengaku senang bisa kembali ke Aceh. Markus mengaku banyak kenangan diawal karir profesionalnya.
"Yang pertama tentang suasana muslim disini. Kemudian soal kopi Aceh yang sulit dilupakan," ucapnya.
Markus Horison sendiri terakhir memperkuat klub Assalam FC yang bermain di kompetisi Timor Leste.