BOLAHITA, MEDAN - Momen Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda bagi bek sayap
PSMS Medan, Jajang Sukmara. Pasalnya, musim ini kali pertama dia membela klub di luar Jawa usai tak tidak memperkuat Persib Bandung lagi.
Diapun harus menjalani ibadah puasa jauh dari keluarganya yang ada di Bandung.
"Pasti terasa beda. Dari awal Ramadan sampai sekarang, saya belum pernah merasakan buka dan sahur bareng keluarga," ujar Jajang Sukmara.
Jasuk-sapaan akrabnya, menikmati momen berbuka dan sahur tersebut bersama skuad
PSMS lainnya di mes. "Kebanyakan sih buka puasa di mes bareng sama pemain, ofisial dan pelatih. Tapi kadang-kadang suka di luar juga bareng sama pemain lain," ucap Jasuk.
Melepaskan rasa rindu dengan keluarganya, dia selalu menjalin komunikasi dengan istri dan anaknya, baik itu saat mau berbuka atau saat sahur tiba. "Palingan ditambahin setelah selesai taraweh, kita suka video call sama anak dan istri," bebernya.
"Belum nemu makanan Ulen, yaitu gorengan yang terbuat dari beras ketan berbagai bentuk. Yang pasti beras ketannya dikukus kemudian ditumbuk sampai lembek lalu digoreng. Ini yang belum dapat di
Medan," ucap ayah satu putri ini.