BOLAHITA - Dunia lapangan hijau kembali digemparkan dengan isu suap, usai beberapa waktu lalu majalah lokal Der Spiegel memuat artikel yang menyebut federasi sepakbola Jerman (DFB) mendapatkan dana gelap senilai 6,7 euro dari mantan bos Adidas, Robert Louis-Dreyfuss.
Uang itu dipakai untuk membuat Jerman menang dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2006. Saat ini Negeri Panser hanya unggul satu suara di saat-saat terakhir atas Afrika Selatan.
Kubu DFB dan FIFA pun langsung melancarkan bantahan usai mengetahui kabar itu beredar luas. Sekarang penegasan pun hadir dari bos DFB, Wolfgang Niersbach.
“Situasi ini sangat kompleks dan saya mau memakai kesempatan ini untuk menjelaskan keterbukaan dan kejujuran. Yang utama adalah: Dalam gelaran Piala Dunia 2006, semuanya berjalan wajar,” tutur Niersbach, seperti dikutip Goal Jerman.
“Kami sudah memenangi hak 12 suara daripada 11 (milik Afrika Selatan). Kami tak tahu siapa yang memilih Jerman. Klaim itu sudah pasti salah. Tidak ada dana tertentu, tak ada satupun yang membeli (suara),” tegasnya.