BOLAHITA, MEDAN - Liga Indonesia belum tahu kapan akan dimulai kembali. Pemerintah melalui PSSI masih meliburkan seluruh kompetisi, baik Liga 1 dan Liga 2 selama dua pekan. Namun durasi waktu ini bisa saja terus bertambah, jika virus corona belum juga teratasi.
Jika virus corona belum juga berakhir, sudah pasti akan melahirkan efek besar kepada seluruh komponen sepakbola. Termasuk di Indonesia yang akan meningkatnya bagjet pembiayaan klub.
"Kalau sampai tertunda dengan waktu berbulan-bulan, tentunya akan sangat berpengaruh dengan financial klub. Kita akan rapat manajemen dan berkonsultasi dengan PSSI seperti apa nanti kompensasinya," ujar Mulyadi Simatupang manajer klub
PSMS Medan.
"Tentunya penundaan lebih lama akan menambah durasi kontrak pemain dan berpengaruh ke gaji dan cost-cost lainnya," ucap Mulyadi Simatupang.
Namun, mau tak mau semua klub harus memprioritaskan kesehatan. Apalagi pemerintah sendiri melalui surat edaran agar beraktivitas dari rumah saja.
"Kapan liga mulai dimulai, ya menunggu. Setelah PSSI melihat perkembangan virus corona ini dan akan diumumkan kepada manajer masing-masing klub dan disepakati oleh masing-masing klub," beber Mulyadi Simatupang.