KONI Sumut No Problem, Jika PON Papua Tanpa Penonton
KONI Sumut No Problem, Jika PON Papua Tanpa Penonton
BOLAHITA, MEDAN - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) 2021 telah mewanti - wanti jika seluruh pertandingan cabang olahraga harus dilaksanakan tanpa dihadiri penonton.
Hal ini juga untuk antisipasi jika mendekati PON 2020 yang bakal berlangsung di Papua pada 20 Oktober - 4 November, masih tingginya kasus terkonfirmasi Covid -19.
Regulasi pertandingan PON tanpa penonton dinilai menjadi solusi terbaik bagi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat dan pemerintah untuk mencegah kluster baru penyebaran Covid -19.
Menanggapi rencana PON tanpa penonton, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis menilai hal itu tidak menjadi masalah, apalagi situasi saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid -19. KONI Sumut juga menyetujui regulasi itu, guna mencegah timbulnya cluster baru Covid -19.
“Ya kita lihat situasi lah macam mana. tapi, tanpa penonton itu tidak ada masalah. Masalahnya, sebenarnya bukan itu. Apakah kalau kita berangkat ramai-ramai di sana tidak terjadi kluster baru?. Tapi kalau bisa pertandingan tanpa penonton kita ikut. Kita juga setuju,†ucap John, Rabu (3/2/2021).
Apapun putusan pemerintah terkait regulasi PON dan teknis pelaksanaannya, sejauh ini KONI Sumut masih setuju atau sejalan dengan putusan terkait PON 2020. “Sampai saat ini kami pun tidak ada masalah. tapi, apapun namanya kita tetap koordinasi dengan pemerintah. Kalau pemerintah bilang gowes tetap jalan, kalau bilang tidak usah yang tidak usah,†kata John.
Apalagi dikatakan John, ada atau tidak adanya penonton tidak menjadi alasan bagi atlet menjadi turun performanya. Justru ini menjadi uji mental bertanding bagi atlet jika berlaga di luar daerah. Termasuk cabang sepakbola yang menjadi olahraga favorit di ajang multi event olahraga itu, tidak menyurutkan atmosfer persaingan daerah menurun.
“Kalau atlet itu mau ada penonton atau tidak, semangat bertarungnya juga harus sama. Itu kan sudah dididik mereka untuk bertarung sampai titik darah penghabisan tidak ada masalah itu. Di pelatda inilah kita kuatkan mentalnya. Mungkin cabang sepakbola kalau pertandingan tanpa penonton semangat bertandingnya berkurang. tapi, ini kan beda,†pungkas John.
What's Your Reaction?