MEDAN. BOLAHITA - Lanjutan Pertandingan grup A turnamen Piala Kemerdekaan 2015 Kalteng Putra melawan Lampung Fc berkesudahan dengan skor imbang 1-1. Dengan hasil tersebut, maka empat tim di grup A diantaranya, PS Kwarta mengantongi nilai sama yakni satu poin. Sedangkan
PSMS kokoh menjadi pemuncak klasemen sementara dengan tiga poin dan Persitara diposisi paling bawah.
Pada awal laga, tim Kalteng Putra mencoba tampil menekan. Tim besutan Eko Tamamie ini mendapat peluang melalui midfeldernya Heru Setiawan. Namun sayang, tendangan percobaan dari luar kotak penalti masih melambung diatas gawang Lampung yang dijaga Aditya Harlan. Setelah peluang tersebut, permainan kedua tim terlihat sangat monoton.
Permainan umpan-umpan jauh dan counter attack tim Kalteng sering putus di tengah lapangan karena kurangnya support dari lini kedua. Begitu juga permainan Lampung FC yang mengandalkan permainan sayap sangat gampang diputuskan lini pertahanan Kalteng. Sedangkan satu-satunya peluang tim berjuluk Gajah beringas hadir pada menit 23.
Eks pemain Pro Duta FC, Arsad Yusgiantoro melakukan selodoran ke kotak 16 besar, namun sepakannya masih melenceng disisi kiri gawang Kalteng. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Pada babak kedua, gaya permainan kedua tim tidak jauh berbeda dari babak pertama. Namun Lampung FC mencoba mengambil inisiatif penyerangan. Menit 52, tim besutan Amiludin Umar ini nyaris unggul jika saja tendangan sang defender Wibowo tidak ditepis penjaga gawang Kalteng Randy Soeprapto. Dua menit berselang, tendangan bebas Ervin Rianto dari jarak 26 meter, masih melenceng disamping kanan gawang Randi Soeprapto.
Terus menyerang, tim Kalteng justru mampu mencuri gol terlebih dahulu pada menit 71. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan Lampung Fc berbuah tendangan bebas bagi Kalteng dari jarak 23 Meter. Eko Prasetyo sang defender pengalaman yang dipercaya menjadi eksekutor, tidak menyia-nyiakan peluang.
Tendangan mendatar kaki kanannya yang menghujung deras, tidak mampu diselamatkan Aditya. Kalteng Unggul 1-0. tertinggal satu gol, Lampung FC memasukkan strikernya M.Joko menggantikan untuk menambah daya gedor tim gajah beringas.
Terbukti menit 83, Hasrul Rifan yang masuk pada babak kedua menggantikan Edi Susanto mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Berawal dari tendangan Arsad dari luar penalti, bola mampu di tepis Randi Soeprapto. Namun bola pantulan dengan cepat disambar Hasnul dengan kaki kanannya. Hingga 3 menit tambahan waktu tersisa kedudukan tetap imbang 1-1.
Usai pertandingan pelatih Lampung FC Amiludin Umar hadil hari ini cukup memuaskan karena sekarang ini kondisi pemain kuranh fit. Pemain hari ini sudah maksimal mungkin. Apalagi pertandingan pertama ini pemain masih belum maksomal.
"Evaluasi pemain banyak cidera dan bermain tidak maksimal sehingga situasi tim belum dalam pemforma terbaik," jelasnya. Ditambahkan finishing touch bermain kurang maksimal, sehingga akan dibenahi pada pertandingan kedepan menghadapi PS Kwarta.
Sementara pelatih Kalteng Putra Eko Tamamie menjelaskan pertandingan pertama para pemain tidak bermain lepas. Baru di babak kedua ia menginsteuksikan skuadnya bermain terbuka. Selain itu, persiapan tim yang mepet, menyebabkan permainan tim kurang maksimal. "Skuad inti yang semula dapat memperkuat kalteng, seperti Romi, mengundurkan diri sehingga pemain yang dibawanya hanya 19 pemain," jelasnya.