MEDAN, BOLAHITA - Jelang berputarnya kompetisi Liga 2 musim 2017,
PSMS Medan masih dipayungi krisis kemampuan mencetak gol. Dalam tiga uji coba terakhirnya, tim berjuluk Ayam Kinantan ini tak mampu menjebol gawang lawan.
Catatan buruk ini melahirkan raport negatif bagi Legimin Rahardjo dkk. Komposisi kualitas materi pemain hingga berujung ke performa di lapangan,
PSMS dianggap kurang menjanjikan promosi ke Liga 1 tahun depan.
"Saya pikir saat menghadapi Arema FC kemarin jelas
PSMS Medan kalah segalanya. Tapi waktu lawan Persib Bandung lalu
PSMS masih sedikit tertutupi dengan main cepat. Apa mungkin karena semangat clasico atau modal semangat," kata Hengki Ahmad salah satu pembina sepak bola di Kota
Owner klub anggota
PSMS Medan, Gumarang FC
Medan mengaku terus menyaksikan laga uji coba
PSMS dengan tim dari Liga 1 di stadion Teladan. Dia menyimpullkan agar tim berjuluk Ayam Kinantan ini harus menambah pemain senior lagi yang sudah berpengalaman.
"Kalau dilihat dari rangkaian uji coba di Teladan, berat rasanya
PSMS bersaing lolos ke Liga 1. Kita memang enggak tau kekuatan kontestan lain di grup 1. Tapi jika dibandingkan sama permainan PSS Sleman, Persebaya, kita saat ini dibawah," bilang Hengki Ahmad. Selain itu, dia juga mempertanyakan soal permainan yang ditunjukan punggawa Ayam Kinantan selama bertanding di uji coba.
"Padahal persiapan kita (PSMS, red) bisa dibilang lama. Tapi permainannya tidak menunjukan keyakinan kepada penonton. Apa mungkin pengaruh kualitas
materi pemain ya," tanya Hengki.