PSMS MEDAN TAKLUKKAN PERSIRAJA 2-1, AYAM KINANTAN NAIK KE PERINGKAT LIMA

Hasil ini mengantarkan tim berjuluk Ayam Kinantan naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 23 poin, sementara Persiraja harus turun ke peringkat keenam dengan raihan poin yang sama.

Jan 19, 2026 - 00:21
Jan 19, 2026 - 00:21
 0
PSMS MEDAN TAKLUKKAN PERSIRAJA 2-1, AYAM KINANTAN NAIK KE PERINGKAT LIMA
Duel Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan di Stadion H Dimurthala

BOLAHITA - PSMS Medan meraih kemenangan krusial setelah menundukkan tuan rumah Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion H. Dhimurtala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam.

Hasil ini mengantarkan tim berjuluk Ayam Kinantan naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 23 poin, sementara Persiraja harus turun ke peringkat keenam dengan raihan poin yang sama.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persiraja sempat unggul lebih dahulu melalui gol Juan Mera Gonzales pada menit ke-34. Gol tersebut lahir dari tekanan intens yang dilancarkan tim tuan rumah sepanjang babak pertama, di mana Persiraja tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Meski Persiraja turun dengan kekuatan penuh termasuk tiga pemain asing, PSMS Medan yang hanya diperkuat satu legiun asing asal Korea Selatan, Kim Jeung-ho, mampu bangkit. Tim tamu menyamakan kedudukan melalui Dani Saputra pada masa tambahan waktu babak pertama.

PSMS kemudian memastikan kemenangan lewat gol Adlin pada menit ke-59. Efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda bagi PSMS dalam laga bertajuk Derby Sumatra ini.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purjianto, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang tampil solid meski berlaga di kandang lawan. “Alhamdulillah, tidak mudah bermain di Aceh. Persiraja tim yang bagus dan pemainnya lengkap, termasuk pemain asing. Target awal kami mencuri poin, Alhamdulillah justru bisa membawa pulang tiga poin. Apresiasi untuk seluruh tim, terutama para pemain,” ujar Eko usai pertandingan.


Ia menambahkan, persiapan matang dan disiplin menjalankan instruksi menjadi kunci kebangkitan PSMS setelah sempat tertinggal.

“Kami sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan baik. Saat Persiraja unggul lebih dulu, pemain tidak panik dan tetap tenang menguasai bola. Itu kunci utama. Semua pemain, termasuk yang menjalani debut, berkontribusi besar karena memahami strategi dan filosofi permainan,” jelasnya.

Atmosfer panas stadion dengan dukungan penuh suporter tuan rumah juga menjadi tantangan tersendiri. Namun menurut Eko, tekanan tersebut justru menambah motivasi para pemain PSMS yang tampil sebagai tim tamu.

Eko juga menilai kepemimpinan wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, berjalan dengan adil dalam laga yang berlangsung ketat. “Wasit memimpin pertandingan dengan netral dan tidak memihak. Keputusan-keputusannya menurut saya adil untuk kedua tim,” tegasnya.

Sementara itu, pemain PSMS Medan, Zaki Alim, menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim. “Kami semua bekerja keras untuk mengambil poin di kandang lawan. Seluruh pemain menjalankan taktik dari pelatih dengan baik, dan hasilnya bisa kami bawa pulang,” ujarnya.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSMS Medan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Liga 2 musim ini. Hasil positif tersebut juga menjadi bekal penting jelang laga berikutnya menghadapi Garudayaksa, pemuncak klasemen Grup 1 (Wilayah Barat), pada Minggu (25/1/2026) mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow