28 CABANG OLAHRAGA DIPASTIKAN TAMPIL DI PORPROV SUMUT 2026
Sebanyak 28 cabang olahraga dipastikan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara 2026. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
28 CABANG OLAHRAGA DIPASTIKAN TAMPIL DI PORPROV SUMUT 2026
BOLAHITA, SUMUTJUARA - Sebanyak 28 cabang olahraga dipastikan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara 2026. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Penetapan jumlah cabang olahraga tersebut dilakukan setelah KONI Sumut menerima data serta melakukan proses verifikasi terhadap kesiapan masing-masing cabang olahraga di kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.
Adapun 28 cabang olahraga yang dipastikan dipertandingkan meliputi wushu, drumband, atletik, billiard, tinju, sambo, pencak silat, karate, binaraga, tinju amatir, gateball, petanque, taekwondo, akuatik, gulat, kodrat, judo, menembak, muay thai, sepak bola, angkat besi, bulutangkis, bola voli, sepak takraw, catur, tenis meja, angkat berat, dan bridge.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara, Hatunggal Siregar, menjelaskan bahwa penetapan 28 cabang olahraga tersebut merupakan hasil rapat serta verifikasi terhadap organisasi cabang olahraga yang dinilai memenuhi syarat untuk dipertandingkan pada Porprov.
Menurutnya, salah satu syarat utama agar sebuah cabang olahraga dapat dipertandingkan di Porprov adalah memiliki kepengurusan aktif serta pembinaan minimal di 17 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
“Pada puncaknya nanti kita akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara pada November 2026. Hingga saat ini, berdasarkan data yang masuk, terdapat 28 cabang olahraga yang memenuhi syarat untuk dipertandingkan,” ujar Hatunggal.
View this post on Instagram
Ia menambahkan, cabang olahraga tersebut telah memenuhi ketentuan organisasi dan pembinaan di daerah sehingga dinilai layak masuk dalam ajang multi-event olahraga tingkat provinsi tersebut.
Lebih lanjut, Hatunggal menegaskan bahwa Porprov Sumut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.
“Atlet yang tampil di Porprov diharapkan nantinya dapat menjadi wakil Sumatera Utara pada Pra-PON 2027, Kejuaraan Nasional, hingga seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Porprov Sumut 2026, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut direncanakan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri, sekitar April 2026.
Dalam sosialisasi tersebut, KONI Sumut bersama tim akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah, pengurus KONI kabupaten/kota, serta pengurus cabang olahraga guna memastikan kesiapan mereka mengikuti Porprov.
“Saya bersama tim akan turun langsung ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk melakukan sosialisasi. Kami berharap semua daerah dapat berpartisipasi dalam Porprov mendatang,” ujarnya.
Ia juga meminta setiap daerah yang mengalami kendala dalam persiapan agar segera melaporkannya kepada KONI Sumut agar dapat dikoordinasikan bersama pemerintah provinsi.
“Jika ada kendala, silakan disampaikan kepada kami. Nanti akan kita koordinasikan dengan Kadispora maupun Gubernur Sumatera Utara agar setiap daerah tetap bisa mengikuti Porprov sesuai potensi atlet yang dimiliki,” jelasnya.
Dengan keterlibatan seluruh daerah, Porprov Sumut 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan dan kompetisi yang mampu melahirkan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Atlet-atlet potensial tersebut nantinya diproyeksikan untuk memperkuat kontingen Sumatera Utara dalam berbagai kejuaraan nasional maupun event olahraga tingkat nasional pada masa mendatang.
What's Your Reaction?