Dihantui Trauma Gaji Nunggak, Fiwi Dwipan Buka Suara soal Tawaran Klub Baru yang Masih Dirahasiakan

Pemain Sriwijaya FC yang berposisi sebagai bek sayap sekaligus winger, Fiwi Dwipan mengaku telah menerima ajakan dari salah satu pelatih untuk bergabung pada musim kompetisi mendatang

Jun 17, 2026 - 02:12
Jun 17, 2026 - 02:17
 0
Dihantui Trauma Gaji Nunggak, Fiwi Dwipan Buka Suara soal Tawaran Klub Baru yang Masih Dirahasiakan
Pemain Sriwijaya FC yang berposisi sebagai bek sayap sekaligus winger, Fiwi Dwipan

BOLAHITA - Pemain Sriwijaya FC yang berposisi sebagai bek sayap sekaligus winger, Fiwi Dwipan, mengaku telah menerima ajakan dari salah satu pelatih untuk bergabung pada musim kompetisi mendatang. Namun, hingga kini ia masih memilih merahasiakan identitas klub tersebut.

Pemain kelahiran Medan, Sumatera Utara, 14 Desember 1995 itu menyebut belum mengambil keputusan terkait masa depannya karena masih mempertimbangkan berbagai hal.

"Gambaran sih belum ada. Cuma ada diajak sama pelatih, tapi timnya dirahasiakan," ujar Fiwi.

Fiwi mengakui pengalaman pahit terkait keterlambatan pembayaran gaji yang dialaminya musim lalu masih membekas dan menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan langkah karier berikutnya.

"Karena saya masih trauma dengan kejadian yang kita belum digaji, nunggak beberapa bulan itu. Sehingga mungkin saya masih berpikir-pikir dulu buat ke depannya. Apakah lanjut, apa enggak," katanya.

Pemain yang pernah memperkuat Pro Duta, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh, Persekat Kabupaten Tegal, sebelum kembali membela Sriwijaya FC pada musim 2025/2026, mengaku baru kali ini merasakan situasi tersebut sepanjang karier profesionalnya.

"Trauma aja gitu. Soalnya seumur hidup main bola sampai gaji nunggak. Dari 2012 saya main bola, Alhamdulillah semua tim belum pernah nunggak gaji. Baru kali ini nunggak, jadi trauma aja," ungkap Fiwi.

Kondisi itu membuatnya lebih berhati-hati dalam memilih pelabuhan baru. Meski masih memiliki hasrat untuk terus bermain di level profesional, Fiwi ingin memastikan klub yang dibelanya nanti mampu memberikan kepastian, terutama terkait hak-hak pemain.

Di luar aktivitasnya sebagai pesepak bola profesional, Fiwi Dwipan juga tercatat sebagai anggota Kesatuan Kostrad TNI Angkatan Darat, yang menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan kelanjutan kariernya di dunia sepak bola.

Kini, publik menanti ke mana langkah Fiwi Dwipan akan berlabuh. Satu hal yang pasti, pengalaman pahit akibat gaji yang tertunda telah membuat mantan pemain PSMS Medan itu lebih selektif dalam menentukan masa depannya di lapangan hijau.

SUMBER : SRIPOKU

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow