Miniboy Juara Tanovista Cup I, Bukti Besarnya Potensi Futsal Taput
Owner Tanovista Sport Center sekaligus penyelenggara turnamen, Jannus Siahaan, mengatakan Tanovista Cup digelar sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mencari bibit atlet futsal potensial dari Tapanuli Utara.
BOLAHITA.ID, TAPANULI UTARA – Tim Miniboy tampil sebagai juara Turnamen Futsal Tanovista Cup I setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paragat FC pada laga final di Tanovista Sport Center, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (19/7/2026).
Miniboy tampil dominan sejak pertandingan dimulai. Dua gol Fahkri dan sepasang gol Ade memastikan tim tersebut mengangkat trofi juara pada edisi perdana turnamen.
Sementara itu, Paragat FC hanya mampu mencetak satu gol melalui Gomgom.
Selain meraih gelar juara, Miniboy juga mendominasi penghargaan individu. Rezkal Maksum Kamil Harahap dinobatkan sebagai Best Keeper, sedangkan Ade Bembeng Nasution terpilih sebagai Best Player.
Adapun penghargaan Top Scorer menjadi milik Marcel Situmorang dari tim Kopi Natabo.
Turnamen Tanovista Cup I berlangsung selama dua hari, 18-19 Juli 2026, dan diikuti 24 tim kategori umum.
Dalam klasemen akhir, Miniboy keluar sebagai juara, disusul Paragat FC sebagai runner-up. Kopi Natabo menempati peringkat ketiga, sementara SPPG Polres Tapanuli Utara finis di posisi keempat.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffe
Wadah Pembinaan Talenta Muda
Owner Tanovista Sport Center sekaligus penyelenggara turnamen, Jannus Siahaan, mengatakan Tanovista Cup digelar sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mencari bibit atlet futsal potensial dari Tapanuli Utara.
Menurut Jannus, tingginya antusiasme peserta serta kualitas permainan yang ditampilkan sepanjang turnamen menunjukkan besarnya potensi futsal di daerah tersebut.
“Ini merupakan event pertama sejak Tanovista Sport Center diluncurkan sekitar sebulan lalu. Harapan kami, ke depan akan lahir pemain-pemain nasional dari daerah ini,” ujarnya.
Jannus menegaskan, Tanovista Cup diharapkan dapat menjadi agenda rutin. Setelah menggelar turnamen kategori umum, pihaknya juga berencana menyelenggarakan kompetisi antarpelajar untuk memperluas ruang kompetisi bagi generasi muda.
“Melalui kompetisi yang rutin, anak-anak muda memiliki wadah untuk berprestasi sehingga terhindar dari kenakalan remaja. Kami melihat banyak potensi pemain dari daerah ini, namun mereka masih minim dukungan, terutama dari sisi pendanaan,” katanya.
Ia pun berharap pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai pihak dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap pembinaan atlet futsal dan sepak bola di Tapanuli Utara.
Badiaraja Manurung Apresiasi Tanovista Cup
Sementara itu, legenda PSMS Medan, Badiaraja Manurung, turut hadir dalam turnamen tersebut. Ia diundang penyelenggara untuk membuka kompetisi sekaligus memberikan bimbingan selama jalannya pertandingan.
Badiaraja mengapresiasi pelaksanaan Tanovista Cup I dan menilai turnamen tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda tahunan yang membanggakan masyarakat olahraga di kawasan Tapanuli.
“Saya berharap turnamen ini terus berlanjut dan menjadi salah satu turnamen kebanggaan masyarakat olahraga di Tapanuli. Mari kita dukung bersama,” ujarnya.
Ia juga mengajak pemerintah daerah dan pihak swasta untuk memperkuat dukungan terhadap pembinaan atlet usia muda.
Menurut Badiaraja, Tapanuli memiliki banyak talenta futsal dan sepak bola yang membutuhkan kompetisi serta pembinaan secara berkelanjutan.
“Pembinaan olahraga bukan hanya untuk melahirkan prestasi dan mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi hiburan yang sehat, mempererat hubungan antarpemuda, serta menjadi sarana menjauhkan generasi muda dari bahaya narkotika dan berbagai bentuk kenakalan remaja,” pungkasnya.
What's Your Reaction?