Bobby Nasution Dorong Enam BUMD Sumut Bersatu, Target Naik Kelas pada 2027

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, serta kontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah daerah.

Aug 25, 2026 - 01:13
Aug 25, 2026 - 01:13
 0
Bobby Nasution Dorong Enam BUMD Sumut Bersatu, Target Naik Kelas pada 2027
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di damping OPD dan Dirut BUMD melepas peserta Fun Walk BUMD dan ikut memeriahkan Semarak Fun Walk BUMD yang berlangsung di lapangan parkir gedung kantor Bank Sumut, di Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (22/8/2026)

BOLAHITA.ID, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, serta kontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah daerah.

Pesan tersebut disampaikan Bobby saat melepas sekitar 4.000 peserta Semarak Fun Walk BUMD Sumut bertajuk "Satu Langkah, Satu Kolaborasi" di halaman Kantor PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (23/8/2026).

Bobby menegaskan, BUMD memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan unit pelaksana teknis (UPT). Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, BUMD juga dituntut memiliki orientasi bisnis dan mampu berkembang sebagai sebuah korporasi.

"BUMD itu lebih dari UPT. Kalau UPT, pengembangannya sesuai tugas. Kalau BUMD, selain menjalankan tugas pelayanan, juga harus mengarah kepada korporasi," kata Bobby.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Karena itu, ia meminta seluruh BUMD di Sumut terus meningkatkan kinerja dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan perusahaan, kualitas pelayanan, hingga kontribusi terhadap pemerintah daerah.

Bank Sumut Ditargetkan Naik Kelas

Bobby secara khusus meminta PT Bank Sumut meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia melalui jenjang karier internal juga harus terus diperkuat.

"Kami akan support PT Bank Sumut. Jenjang karier, target, dan kinerja harus terus ditingkatkan. Target kita, pada akhir 2027 Bank Sumut bisa naik kelas," ujarnya.

Di sisi lain, Bobby menyoroti sejumlah BUMD yang dinilai masih belum optimal dalam menjalankan fungsi maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia memberikan tenggat hingga 2027 bagi seluruh BUMD untuk memperbaiki kinerja. Jika tidak ada perkembangan signifikan, Pemprov Sumut membuka opsi untuk menggabungkan sejumlah BUMD ke dalam satu holding.

"Kalau sampai 2027 pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dioptimalkan, tentu harus ada peningkatan. Kalau tidak bisa, kita akan satukan, kita gabungkan dalam holding," tegasnya.

BUMD Diminta Saling Melengkapi

Bobby mencontohkan kondisi sejumlah BUMD yang memiliki aset cukup besar, tetapi tidak ditopang kemampuan finansial yang memadai. Sebaliknya, ada BUMD yang memiliki kekuatan finansial, namun tidak mempunyai aset dalam jumlah besar.

"Contohnya Dirga Surya, pegawainya hanya sekitar lima orang. AIJ juga demikian. Ada BUMD yang asetnya besar tetapi tidak memiliki uang. Sebaliknya, ada yang uangnya banyak tetapi asetnya tidak ada," ungkapnya.

Menurut Bobby, kondisi tersebut seharusnya menjadi momentum bagi BUMD untuk saling melengkapi melalui kolaborasi dan optimalisasi sumber daya.

"Kalau bisa disatukan untuk kepentingan masyarakat, tentu akan lebih baik. Kolaborasi ini kita harapkan membawa perbaikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sumatera Utara," pungkasnya.

Berawal dari Obrolan Santai

Sementara itu, Direktur Utama PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Sumut, Swangro Lumban Batu, yang mewakili enam direktur BUMD, mengatakan Fun Walk tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Swangro, kegiatan tersebut berawal dari komunikasi informal antarpimpinan BUMD yang kemudian berkembang menjadi kegiatan bersama.

"Ini lahir dari kopi santai. Dari situ lahirlah Fun Walk dengan kurang lebih 4.000 peserta gabungan enam BUMD di Sumut. Ini bukan seremonial, tetapi kekeluargaan kami sebagai BUMD," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal bagi semakin luasnya kolaborasi antarbadan usaha milik daerah, tidak hanya dalam kegiatan olahraga, tetapi juga melalui berbagai program bersama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi garda terdepan dalam membantu kemajuan Sumatera Utara," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dibacakan Deklarasi Komitmen Kolaborasi BUMD Sumut. Deklarasi tersebut memuat komitmen untuk membangun kolaborasi sumber daya sekaligus meningkatkan kontribusi BUMD terhadap masyarakat dan pembangunan Provinsi Sumatera Utara.

Semarak Fun Walk BUMD Sumut turut dihadiri jajaran dewan komisaris dan dewan pengawas BUMD, Pj Sekretaris Daerah Timur Tumanggor, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut, serta jajaran direksi dan karyawan BUMD Sumut.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow