PSMS Medan Kembali Jalani Uji Coba Selevel, Hadapi Kendal Tornado FC
Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan Ayam Kinantan menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
BOLAHITA.ID - PSMS Medan kembali melakoni pertandingan uji coba dengan menghadapi tim selevel dalam agenda pemusatan latihan (TC) di Semarang, Jawa Tengah. Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan Ayam Kinantan menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
Setelah sebelumnya menghadapi Barito Putera pada Jumat (21/8/2026), PSMS Medan dijadwalkan menantang sesama kontestan kasta kedua Liga Indonesia, Kendal Tornado FC, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai pertandingan tersebut penting untuk semakin mematangkan kerangka tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Ya, di sini juga kita mau memberikan yang terbaik karena sebentar lagi kompetisi. Ada beberapa pemain yang tidak main. Kita juga uji coba ini untuk pemantapan tim, untuk kerangka tim kita ke depannya," ujar Eko, Minggu (23/8/2026).
Eko mengatakan PSMS saat ini sudah memiliki gambaran mengenai komposisi skuad yang akan dipersiapkan menghadapi Championship 2026/2027. Namun, kekuatan tim belum sepenuhnya lengkap karena masih menunggu kedatangan pemain asing yang diproyeksikan mengisi posisi penyerang atau nomor 9.
"Kita sudah siap dengan skuat yang ada, walaupun saat ini kita masih minus pemain nomor 9, striker asing yang belum bergabung," katanya.
Menghadapi Kendal Tornado FC, Eko juga memastikan bakal melakukan rotasi pemain. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bermain sekaligus mengukur kedalaman skuad dan menemukan kombinasi terbaik menjelang kompetisi.
"Tetap ada rotasi pemain, cuma kita besok mau memberikan yang terbaik. Lawan kita juga tim Liga 2, kita simulasikan menuju Liga 2 dengan pemantapan tim yang sekarang terus kita benahi," jelasnya.
Menurut Eko, menghadapi Kendal Tornado FC menjadi simulasi yang ideal karena calon lawan merupakan sesama kontestan Championship. Pertandingan tersebut diharapkan bisa memberikan gambaran lebih jelas terkait organisasi permainan, intensitas pertandingan, hingga kemampuan pemain dalam menjalankan strategi menghadapi lawan dengan karakter yang mendekati kompetisi resmi.
Lihat postingan ini di Instagram
Selain itu, lini depan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus dari tim pelatih. Evaluasi dari pertandingan melawan Barito Putera menunjukkan PSMS mampu mendominasi permainan, tetapi masih memiliki pekerjaan rumah dalam hal penyelesaian akhir.
"Karena kemarin kita kurang di finishing. Kita dominan di pertandingan sejak awal sampai akhir. Jadi kita perbaiki attacking dan transisi dari penyerang ke bertahan, dan bola-bola set piece semua kita benahi," ungkap Eko.
Tak hanya finishing, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu juga menyoroti aspek transisi permainan. Perubahan situasi dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya dinilai penting untuk menjaga keseimbangan permainan PSMS.
Eko berharap setiap laga uji coba mampu memberikan perkembangan bagi skuadnya. Ia menegaskan pertandingan pramusim bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan menjadi momentum evaluasi sekaligus menyempurnakan permainan tim sebelum kompetisi dimulai.
"Kita mau menang. Jadi kita harapkan pemain menampilkan permainan yang terbaik sesuai gameplay yang kita buat dan bisa memenangkan pertandingan," pungkasnya.
What's Your Reaction?