PSS Sleman Kembali Tumbang, Tiga Laga Awal Super League Berakhir dengan Kekalahan
Bertandang ke markas Dewa United Banten FC, Super Elang Jawa kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 di Banten International Stadium, Serang, Minggu (20/9/2026).
BOLAHITA.ID, SERANG – PSS Sleman belum mampu keluar dari tren negatif pada awal BRI Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Dewa United Banten FC, Super Elang Jawa kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 di Banten International Stadium, Serang, Minggu (20/9/2026).
Hasil tersebut menjadi kekalahan ketiga PSS secara beruntun dalam tiga pertandingan awal musim ini.
Dewa United yang tampil sebagai tuan rumah berhasil membuka keunggulan pada menit ke-49 melalui Taisei Marukawa.
Delapan menit berselang, Carlos Iury da Silva menggandakan keunggulan Dewa United menjadi 2-0.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
PSS baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-72 setelah Christophe Nduwarugira mencetak gol. Namun, hingga pertandingan berakhir, Super Elang Jawa gagal mencetak gol tambahan. PSS pun harus pulang dengan tangan kosong setelah kalah 1-2.
Kekalahan ini semakin memperpanjang hasil buruk PSS pada awal kompetisi. Sebelumnya, mereka takluk 1-2 saat bertandang menghadapi Bali United FC dan kalah 1-3 dari Madura United FC dalam pertandingan kandang.
Dengan tiga kekalahan tersebut, PSS belum mengoleksi satu pun poin dari tiga laga pertama. Super Elang Jawa kini berada di posisi ke-15 klasemen sementara, atau masuk empat posisi terbawah.
PSS juga tercatat sebagai salah satu dari tiga tim yang belum meraih poin setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan awal. Dua tim lainnya adalah Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC.
Lihat postingan ini di Instagram
### Pieter Huistra: Pertandingan Berjalan Seimbang
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra menilai pertandingan menghadapi Dewa United berlangsung cukup berimbang. Namun, ia menyebut beberapa momen penting menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
“Pertandingan terbilang seimbang. Namun memang satu atau dua momen bisa membuat perbedaan yang besar. Menurut saya, laga kali ini kami sedikit kurang beruntung dengan dua gol dari lawan ke gawang kami,” kata Pieter Huistra.
Pelatih asal Belanda itu juga menyebut PSS sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, kesempatan yang didapat belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Pieter turut mengakui bahwa PSS menghadapi rangkaian pertandingan berat pada awal musim. Sebagai tim promosi BRI Super League 2026/2027, Super Elang Jawa langsung bertemu sejumlah tim yang memiliki persaingan ketat di papan atas.
“Sebelumnya kami juga sudah menghadapi Bali United dan Madura United yang kini berada di papan atas. Sebagai tim promosi, kami tentunya masih butuh penyesuaian,” tegasnya.
PSS selanjutnya harus segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa dan mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun yang mengawali perjalanan mereka di kasta tertinggi musim ini.
What's Your Reaction?