Xavi Hernandez 2 Kali Jadi Pelatih Penerus Ronald Koeman

Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda

Aug 14, 2026 - 15:46
Aug 14, 2026 - 15:54
 0
Xavi Hernandez 2 Kali Jadi Pelatih Penerus Ronald Koeman
Xavi Hernandez

BOLAHITA.ID, MEDAN - Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Mantan pelatih Barcelona itu menggantikan Ronald Koeman yang meninggalkan jabatannya setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.

Koeman memutuskan mengakhiri tugasnya setelah Timnas Belanda tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Maroko.

Penunjukan Xavi menjadi momen menarik karena ini merupakan kali kedua dirinya menggantikan Ronald Koeman. Sebelumnya, Xavi juga mengambil alih kursi pelatih Barcelona setelah Koeman dipecat pada Oktober 2021.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Saat itu, Barcelona berada dalam situasi sulit. Koeman gagal mengangkat performa tim setelah menangani klub asal Catalunya tersebut sejak Agustus 2020.

Pemecatan Koeman bahkan sempat menjadi sorotan. Mantan pelatih Timnas Belanda itu dikabarkan menerima kabar pemberhentiannya saat perjalanan pulang dari Madrid menuju Barcelona setelah timnya kalah 0-1 dari Rayo Vallecano.

Setelah mengambil alih posisi tersebut, Xavi berhasil membawa Barcelona bangkit. Pada musim 2022/2023, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Spanyol bagi Blaugrana.

Selain itu, Xavi juga membawa Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2023. Namun, kebersamaan keduanya berakhir pada Mei 2024 setelah manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.

Kini, pelatih berusia 46 tahun itu kembali ke dunia kepelatihan dengan tantangan baru bersama Timnas Belanda. KNVB memberikan kontrak kepada Xavi hingga Piala Dunia 2030.

"Saya menganggapnya sebagai kehormatan luar biasa bisa menjadi pelatih kepala Timnas Belanda," kata Xavi dalam pernyataan resmi yang dirilis KNVB.

Xavi mengaku memiliki hubungan emosional yang kuat dengan filosofi sepak bola Belanda. Menurutnya, perjalanan kariernya di akademi Barcelona tidak bisa dipisahkan dari pengaruh dua tokoh besar asal Belanda, yakni Johan Cruyff dan Rinus Michels.

"Sebagai seseorang yang ditempa di akademi Barcelona, dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki ikatan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dibilang, saya adalah bagian dari keluarga sepak bola Belanda," ujarnya.

Mantan gelandang Barcelona itu juga menegaskan ketertarikannya terhadap karakter permainan yang menjadi identitas Timnas Belanda.

Menurutnya, sepak bola menyerang yang mengutamakan penguasaan bola, kreativitas, dan semangat bertanding merupakan filosofi yang sejalan dengan prinsip yang selama ini dianutnya.

"Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang sangat menarik bagi saya, yaitu sepak bola menyerang yang mengandalkan penguasaan bola, kreativitas, semangat, dan keyakinan," katanya.

Meski menargetkan kemenangan, Xavi menegaskan bahwa dirinya ingin mencapainya dengan gaya permainan yang atraktif dan menghibur.

"Tentu saja, tujuan utamanya adalah meraih kemenangan. Namun, saya ingin mencapainya dengan cara yang mencerminkan karakter sepak bola tersebut dan dapat dinikmati banyak orang. Potensi itu ada dan fondasinya juga sangat kuat untuk terus dikembangkan," tutup Xavi.

Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Xavi ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona pada 2024. Kini, publik menantikan apakah legenda Spanyol itu mampu mengembalikan kejayaan Timnas Belanda di panggung internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow