Dispora Sumut Gelar Liga Pelajar 2026, Piala Gubernur Diperebutkan Lewat Cabor Voli dan Sepak Bola
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Liga Pelajar 2026 untuk memperebutkan Piala Gubernur Sumut.
Cabang olahraga voli dijadwalkan berlangsung pada 7–13 November 2026 di GOR Voli Indoor. Sementara itu, pertandingan sepak bola akan digelar pada 16–24 November 2026 di Stadion Madya Atletik dan Stadion Mini Pancing.
Kepala Dispora Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, mengatakan pemilihan kedua cabang olahraga tersebut didasarkan pada tingginya minat masyarakat serta kemudahan dalam penyediaan sarana dan prasarana.
“Ya, arahan Pak Gubernur bahwa beberapa cabor yang banyak diminati oleh masyarakat karena mudah sarana prasarananya, itu ada dua, pertama voli, kedua sepak bola,” ujar Mahfullah kepada media, Selasa (27/10/2026).
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Sepak Bola Antarsekolah, Peserta Tidak Dipungut Biaya
Mahfullah menjelaskan, peserta Liga Pelajar 2026 berasal dari kalangan siswa dan siswi SLTA sederajat di Sumatera Utara. Khusus cabang sepak bola, setiap tim akan mewakili sekolah masing-masing.
Kompetisi sepak bola tersebut dibuka untuk sekolah dari seluruh wilayah Sumut. Skema ini diharapkan dapat memperluas kesempatan pelajar untuk berpartisipasi tanpa membebani pemerintah kabupaten dan kota.
“Untuk sepak bola pesertanya tingkat SLTA seluruh Sumut, kita buat open kejuaraannya, agar tidak membebani kabupaten dan kota. Jadi, contoh ada sekolah tinggal daftar sana, gratis,” kata pria yang akrab disapa Ipunk tersebut.
Menurutnya, penggunaan nama sekolah juga penting agar prestasi para pelajar dapat tercatat dan membawa kebanggaan bagi institusi pendidikan masing-masing.
View this post on Instagram
Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Sumut
Selain menjadi wadah kompetisi antarpelajar, Liga Pelajar 2026 juga diarahkan sebagai sarana pencarian bakat atau talent scouting untuk menemukan atlet potensial yang dapat dikembangkan ke jenjang berikutnya.
Ipunk menegaskan, proses pemantauan akan menitikberatkan pada kemampuan individu pemain, bukan semata-mata hasil akhir atau gelar juara yang diraih sebuah tim.
“Semuanya memperebutkan Piala Gubernur Sumut. Targetnya salah satunya talent scouting (pencarian bakat), dan itu dilihat secara individu, bukan siapa yang juara. Jadi, ke depan kita tetap punya stok atlet sepak bola,” ujarnya.
Sementara itu, format pertandingan bola voli akan dibuat menyerupai Kejuaraan Daerah (Kejurda). Setiap tim mewakili kabupaten atau kota masing-masing, dengan peserta yang juga berasal dari tingkat pelajar.
Ipunk menyebut sejumlah daerah telah menunjukkan minat untuk mengikuti kompetisi bola voli tersebut.
Liga Pelajar Ditargetkan Menjadi Agenda Tahunan
Dispora Sumut berencana menjadikan Liga Pelajar sebagai agenda rutin setiap tahun. Dengan kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan, para pelajar diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Ini akan menjadi event setiap tahunnya, sehingga anak-anak bisa latihan secara berkelanjutan. Tapi ke depan variannya akan kita kembangkan,” tutur Ipunk.
Melalui Liga Pelajar 2026, Dispora Sumut berharap pembinaan olahraga di lingkungan sekolah semakin berkembang. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi salah satu jalur untuk menjaring atlet muda potensial yang dapat memperkuat Sumatera Utara pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.
What's Your Reaction?