BREAKINGNEWS: Futsal Sumut Jaga Asa di PON 2024 Setelah Kalahkan Sulawesi Barat

Pertandingan berlangsung di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu (31/8/2024).

Aug 31, 2024 - 11:31
Aug 31, 2024 - 22:08
 0
BREAKINGNEWS: Futsal Sumut Jaga Asa di PON 2024 Setelah Kalahkan Sulawesi Barat

FUTSALHITA - Tuan rumah Sumatera Utara (Sumut) meraih kemenangan meyakinkan atas Sulawesi Barat (Sulbar) dengan skor 8-4 dalam pertandingan penyisihan Grup A cabang olahraga Futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut.

Pertandingan berlangsung di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu (31/8/2024).

Pada babak pertama, Sumut langsung menggebrak dan berhasil mencetak gol melalui Teddy Norton Silalahi pada menit ke-4, memanfaatkan serangan balik yang dibangun setelah mendapat tekanan. Kerjasama apik antara Chandra, Dian, dan Teddy berhasil menjebol gawang Sulbar yang dijaga Khalid Idam, membuat Sumut unggul 1-0.

Sulbar tidak tinggal diam dan berusaha membalas, namun pertahanan Sumut yang dikawal Muhammad Aditya masih terlalu tangguh. Sumut kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-15 lewat skema bola mati. Tendangan sudut dari Muhammad Ayub diterima dengan baik oleh Rone Ibrema Tarigan yang langsung menghujam gawang Sulbar, mengubah skor menjadi 2-0.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Namun, Sulbar menunjukkan semangat juang yang tinggi. Dalam waktu dua menit, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol Al Ghifari pada menit ke-16 dan 17 melalui skema through pass.

Sumut kembali unggul pada menit ke-18, melalui skema yang sama. Chandra Filaman berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak gol, membawa Sumut memimpin 3-2 hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Sulbar mencoba bangkit dan langsung menekan pertahanan Sumut. Usaha mereka membuahkan hasil ketika Yeunry Tindas mencetak gol dari luar kotak penalti, menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Sumut kembali memimpin pada menit ke-10 lewat gol Rangga Trinando, yang memanfaatkan bola pantul dari kiper Sulbar, Khalid Idam, setelah Reza Fadilah gagal membuang bola dengan baik. Skor berubah menjadi 4-3.

Pertandingan semakin panas ketika pemain Sumut, Try Reski, menerima kartu merah karena dianggap melakukan selebrasi berlebihan. Meskipun demikian, Sumut tetap bermain agresif dan menambah keunggulan melalui Wilvi Gusnadi pada menit ke-30, hasil dari serangan balik cepat, membuat skor menjadi 5-3.

Sulbar berhasil memperkecil ketinggalan semenit kemudian melalui tendangan keras Muh Fiqram dari luar kotak penalti, mengubah skor menjadi 5-4. Namun, taktik power play yang diterapkan Sulbar justru memberi celah bagi Sumut untuk mencetak gol tambahan. Dian Fakhri mencetak gol pada menit ke-33, membawa Sumut unggul 6-4.

Wilvi Gusnadi kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-38 setelah memanfaatkan kesalahan umpan dari pemain Sulbar, memperlebar keunggulan Sumut menjadi 7-4. Gol terakhir dicetak oleh Angga Prabudi setelah kembali memanfaatkan kesalahan Sulbar dalam menerapkan taktik power play, mengakhiri pertandingan dengan skor 8-4 untuk kemenangan Sumut.

Pelatih Futsal Sumut, Hendrawan Ferdiansyah, menyatakan bahwa sebelum pertandingan, ia telah menginstruksikan para pemainnya untuk tidak terbawa oleh permainan lawan, seperti yang terjadi saat melawan NTT.

"Sulbar bermain dengan baik, tetapi saya sudah menginstruksikan kepada pemain agar tidak terjebak dalam cara bermain lawan seperti saat melawan NTT," katanya.

Meskipun begitu, ia mengakui bahwa anak asuhnya sempat kehilangan fokus akibat taktik power play yang diterapkan oleh Sulbar.

"Sempat ada gangguan fokus karena power play Sulbar, tetapi Alhamdulillah, anak-anak bisa mengatasinya dan tetap unggul," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Futsal Sulbar, Yolla Hendro Sugeni, menyayangkan banyaknya peluang yang tidak bisa dikonversi menjadi gol oleh timnya.

"Pertandingan berjalan cukup baik, sayangnya beberapa peluang tidak bisa dikonversi menjadi gol, dan ada kesalahan-kesalahan individu yang membuat tuan rumah unggul," ujarnya.

Mengenai taktik power play yang diusungnya, Yolla mengakui bahwa ada risiko yang harus diterima.

"Power play punya risiko, dan kami sudah siap dengan itu. Meski begitu, berhasil mencetak empat gol dari skema tersebut menunjukkan bahwa taktik ini berjalan setengah-setengah," jelasnya.

Yolla juga menambahkan bahwa perbedaan jam terbang dan pengalaman menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut.

"Pemain Sulbar masih kurang pengalaman dibanding Sumut, tapi dari segi kemampuan, mereka tidak tertinggal jauh. Yang diperlukan hanyalah lebih banyak pertandingan untuk beradaptasi dengan ritme permainan," tutupnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow