PSSI KUTUK KERAS INSIDEN KERIBUTAN LAGA EPA U-20

Terkait insiden keributan yang terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 kontra Dewa United U-20 pada lanjutan Grup A Elite Pro Academy U-20 2025-2026 di Stadion Citarum

Apr 22, 2026 - 15:18
Apr 22, 2026 - 15:19
 0
PSSI KUTUK KERAS INSIDEN KERIBUTAN LAGA EPA U-20

PSSI KUTUK KERAS INSIDEN KERIBUTAN LAGA EPA U-20, YUNUS NUSI: AKAN DISANKSI TEGAS

BOLAHITA _ Terkait insiden keributan yang terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 kontra Dewa United U-20 pada lanjutan Grup A Elite Pro Academy U-20 2025-2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4), PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi menyampaikan pernyataan tegas.

Diketahui, dalam pertandingan tersebut terjadi keributan yang melibatkan pemain serta ofisial dari kedua tim.

Yunus Nusi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan akan segera menindaklanjutinya.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

“Ketua Umum Erick Thohir sangat mengutuk keras insiden tersebut, khususnya tindakan para pemain yang terlibat. PSSI akan segera membawa kasus ini ke Komite Disiplin untuk diproses dengan sanksi seberat-beratnya. Selain itu, Ketua Umum juga meminta agar perkara ini menjadi prioritas dalam sidang Komite Disiplin,” ujar Yunus, Senin (20/4).

PSSI juga menyampaikan keprihatinan atas terjadinya insiden tersebut dan memastikan seluruh pihak yang terlibat akan tetap diproses sesuai aturan.

“Siapapun yang terlibat akan ditindak, dan Komite Disiplin akan memberikan sanksi tegas sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, PSSI turut menyoroti adanya dugaan kelalaian dari perangkat pertandingan dalam mengantisipasi situasi di lapangan.


“Hal ini akan menjadi perhatian khusus dan akan kami sampaikan kepada Komite Wasit untuk dilakukan evaluasi, edukasi, serta pemberian sanksi jika terbukti ada kelalaian,” tambah Yunus.

Di akhir pernyataannya, Yunus kembali menegaskan keprihatinan PSSI atas kejadian tersebut dan mengingatkan para pemain agar mampu menjaga emosi saat bertanding.

“Kami sangat prihatin karena kejadian seperti ini masih terjadi. Diharapkan para pemain dapat menjaga sikap di lapangan. Apapun situasinya, pemain harus tetap tenang, tidak emosional, dan bersabar, karena tindakan tersebut hanya akan merugikan diri sendiri maupun klub,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow