Profil PSMS Medan, Ayam Kinantan Siap Uji Kekuatan di Piala Presiden 2026
PSMS Medan menjadi satu-satunya wakil dari Pegadaian Championship yang tampil di Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, serta Port FC dari Thailand.
BOLAHITA.ID, MEDAN - PSMS Medan menjadi satu-satunya wakil dari Pegadaian Championship yang tampil di Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, serta Port FC dari Thailand.
Turnamen ini menjadi momentum penting bagi PSMS untuk mengukur kekuatan menghadapi klub-klub papan atas Indonesia hingga Asia Tenggara, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim baru.
PSMS merupakan salah satu klub legendaris di Indonesia yang berbasis di Medan, Sumatra Utara. Berdiri pada 21 April 1950, klub ini dikenal sebagai kekuatan dominan pada era Perserikatan dan memiliki sejarah panjang dalam perkembangan sepak bola nasional.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Sepanjang kiprahnya, PSMS Medan sukses meraih enam gelar juara Perserikatan, yakni pada musim 1966-1967, 1967-1969, 1969-1971, 1973-1975, 1983, dan 1985. Selain itu, Ayam Kinantan juga mencatatkan empat kali posisi runner-up.
Memasuki era Liga Indonesia, prestasi PSMS belum kembali mencapai puncak. Capaian terbaiknya adalah runner-up Liga Indonesia musim 2007-2008, serta dua kali menjadi runner-up di kasta kedua pada 2003 dan 2017.
Di level internasional, PSMS pernah tampil dalam Asian Champion Club Tournament 1970, cikal bakal Liga Champions Asia, dan finis di posisi keempat. Klub ini juga kembali mencicipi kompetisi Asia pada 2009 melalui play-off AFC Champions League, meski langkahnya terhenti di babak awal.
Pada tahun yang sama, PSMS tampil di AFC Cup dan berhasil lolos dari fase grup sebelum tersingkir di babak 16 besar. Selain itu, Ayam Kinantan juga pernah menorehkan prestasi di turnamen internasional dengan menjuarai Aga Khan Gold Cup 1967 serta menjadi runner-up Korea Cup 1974.
Dalam beberapa musim terakhir, PSMS lebih banyak berkompetisi di kasta kedua. Pada Pegadaian Championship 2025/2026, mereka finis di peringkat ketujuh Grup 1.
View this post on Instagram
PSMS juga memiliki pengalaman di ajang Piala Presiden, termasuk pada edisi 2018. Saat itu, Ayam Kinantan tampil impresif dengan lolos ke semifinal setelah menyingkirkan Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti di babak perempat final.
Namun, langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah dari Persija Jakarta, sebelum akhirnya finis di posisi keempat.
Menatap Piala Presiden 2026, PSMS masih mempercayakan kursi pelatih kepada Eko Purdjianto. Ia diharapkan mampu membawa stabilitas tim dan meningkatkan daya saing Ayam Kinantan.
Manajemen juga aktif memperkuat skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Rangga Muslim, Irfan Jauhari, Samuel Simanjuntak, Muhammad Natshir, hingga Taufik Hidayat.
Dengan sejarah panjang dan semangat pembaruan skuad, PSMS Medan datang ke Piala Presiden 2026 membawa ambisi untuk kembali menunjukkan eksistensinya di level tertinggi sepak bola Indonesia.
What's Your Reaction?