KOMITE DISIPLIN PSSI BERULANG KALI DENDA PSMS MEDAN, TOTAL CAPAI RP615 JUTA
PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) tercatat berulang kali menjatuhkan sanksi denda kepada PSMS Medan sepanjang kompetisi Championship musim 2025/2026.
KOMITE DISIPLIN PSSI BERULANG KALI DENDA PSMS MEDAN, TOTAL CAPAI RP615 JUTA
BOLAHITA - PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) tercatat berulang kali menjatuhkan sanksi denda kepada PSMS Medan sepanjang kompetisi Championship musim 2025/2026. Hingga akhir musim, total denda yang harus dibayar PSMS mencapai Rp615 juta.
Berdasarkan catatan bolahita, Selasa (12/5/2026), hukuman tersebut diberikan akibat 33 pelanggaran yang dilakukan sepanjang musim. Bentuk pelanggaran yang dicatat Komdis cukup beragam, mulai dari kehadiran suporter pada laga tandang, nyanyian bernada hinaan dan provokatif, penyalaan flare, suporter masuk ke area lapangan, hingga pelemparan botol plastik air mineral ke dalam lapangan.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Tak hanya berupa denda, Komdis PSSI juga sempat menjatuhkan hukuman lain kepada PSMS Medan. Di antaranya skorsing empat pertandingan untuk pelatih saat itu, Kas Hartadi, hukuman satu laga kandang tanpa penonton, hingga larangan bermain bagi sejumlah pemain.
Mayoritas pelanggaran disebut berasal dari tindakan suporter PSMS Medan. Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan bahwa sanksi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak.
“Sanksi ini harus jadi pembelajaran untuk semuanya. Kita perlu introspeksi, belajar lebih dewasa dan bijak bertindak. Protes boleh, tapi jangan sampai berlebihan hingga mengarah ke tindakan yang merugikan tim,” ujar Fendi dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).
Fendi juga memastikan pihak klub akan berkoordinasi dengan seluruh elemen untuk memperbaiki berbagai hal yang menjadi perhatian Komdis demi menciptakan pertandingan yang lebih nyaman dan kondusif ke depannya. Ia turut mengajak para suporter memberikan dukungan secara tertib dan sportif.
View this post on Instagram
“Kami percaya suporter PSMS adalah pendukung setia yang mencintai klubnya. Mari kita buktikan dengan dukungan yang tertib dan penuh semangat sportivitas,” tutupnya.
Berikut Daftar Sanksi PSMS Medan dari Komdis PSSI:
- Suporter hadir di laga tandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025): Rp 12,5 juta
- Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Sumsel United, Minggu (28/9/2025): Rp 15 juta
- Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Sriwijaya FC, Sabtu (4/10/2025): Rp 15 juta
- Suporter intimidasi kiper lawan di laga kandang melawan Persikad Depok, Sabtu (11/10/2025): Rp 30 juta
- Pelatih melakukan tindakan tidak suportif ke perangkat pertandingan di laga kandang melawan Persikad Depok, Sabtu (11/10/2025): Rp 25 juta dan skors 4 laga
- 5 pemain PSMS terkena kartu kuning di laga tandang melawan Adhyaksa FC, Serang, Sabtu (18/10/2025): Rp 25 juta
- Penonton melempar gulungan kertas di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 15 juta
- 3 suporter masuk ke lapangan di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 30 juta
- Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 15 juta
- Yel-yel provokatif, pelemparan air minum kemasan, dan suporter masuk lapangan di laga kandang melawan Garudayaksa FC, Jumat (31/10/2025): Rp 15 juta dan 1 laga tanpa penonton
- Suporter menyalakan flare di parkiran VIP di laga tandang melawan Persekat Tegal, Kamis (13/11/2025): Rp 30 juta
- 2 suporter masuk area lapangan di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Minggu (11/1/2025): Rp 30 juta
- Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Minggu (11/1/2026): Rp 15 juta
- Pelemparan botol air minum kemasan di laga kandang melawan FC Bekasi City, Jumat (30/1/2026): Rp 15 juta
- Yel-yel provokatif di laga kandang melawan FC Bekasi City, Jumat (30/1/2026): Rp 15 juta
- Pemain PSMS Clayton tidak membawa ID card di laga kandang melawan Sumsel United, Sabtu (14/2/2026): Rp 25 juta
- Yel-yel yang menghina perangkat pertandingan di laga kandang melawan Sumsel United, Sabtu (14/2/2026): Rp 25 juta
- Beberapa suporter masuk area pertandingan di laga kandang melawan Sumsel United, Sabtu (14/2/2026): Rp 30 juta
- Panitia pelaksana pertandingan dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan di laga kandang melawan Sumsel United, Sabtu (14/2/2026): Rp 20 juta
- Pemain PSMS Erwin Gutawa mencekik lawan dan diganjar kartu merah di laga tadang melawan FC Bekasi City, Sabtu (28/2/2026): Rp 5 juta
- Suporter PSMS datang ke laga tandang melawan FC Bekasi City, Sabtu (28/2/2026): Rp 12,5 juta
- Yel-yel suporter menghina perangkat pertandingan di laga tandang melawan FC Bekasi City, Sabtu (28/2/2026): Rp 15 juta
- Yel-yel suporter menghina perangkat pertandingan di laga kandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (28/3/2026): Rp 15 juta
- Terjadi keributan antar suporter di Tribun Utara di laga kandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (28/3/2026): Rp 20 juta
- 5 pemain dapat kartu kuning di laga tandang melawan Persikad Depok, Minggu (5/4/2026): Rp 25 juta
- Pemain Antoni Putra Nugroho sikut pemain lawan dan kartu merah di laga kandang melawan Sriwijaya FC, Minggu (19/4/2026): Rp 5 juta
- Yel-yel suporter menghina pelatih lawan di laga kandang Sriwijaya FC, Minggu (19/4/2026): Rp 15 juta
- Ada pelemparan air minum kemasan di laga kandang Sriwijaya FC, Minggu (19/4/2026): Rp 15 juta
- Suporter masuk lapangan usai pertandingan di laga kandang Sriwijaya FC, Minggu (19/4/2026): Rp 30 juta
- Terjadi keributan antar penonton di laga kandang Sriwijaya FC, Minggu (19/4/2026): Rp 20 juta
- Pemain Reky Rahayu dapat kartu merah di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Sabtu (25/4/2026): Rp 5 juta
- Yel-yel provokatif dan menghina perangkat pertandingan di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Sabtu (25/4/2026): Rp 15 juta
- Yel-yel provokatif dan menghina tim lawan di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Sabtu (25/4/2026): Rp 15 juta
What's Your Reaction?