SURABAYA, BOLAHITA - Temu ramah anggota klub dengan pembina
PSMS Medan, Letjen TNI Edi Rahmayadi, Minggu (29/11/2015) siang di
Medan Club akhirnya berjalan mulus.
Klub anggota
PSMS Medan dengan Edy Rahmayadi sudah bertemu langsung dan berkomunikasi soal badan hukum klub yang selama ini dipertanyakan. Seperti apa jalannya pertemuan itu? "Saya kebetulan lagi di Surabaya dan belum mendapat keterangan detail soal pertemuan itu. Tapi kabarnya pak Edy sudah menegaskan soal badan hukum
PSMS itu kepada pengurus dan klub-klub," bilang Abdi Panjaitan, media officer
PSMS ketika dihubungi.
"Tadi juga saya sudah telepon beberapa kawan disana, katanya Pangkostrad sendiri menegaskan tentang pembuatan PT Kinantan
Medan Indonesia. Beliau sudah membaca dan menandatangani sendiri. Jadi tidak betul apa yang diberitakan selama ini, tentang Pangkostrad yang tidak mengetahui PT itu. Tapi nanti ketika tiba di
Medan nanti kita akan jelaskan lebih detail lagilah," sambung
Melihat gonjang ganjing pemberitaan yang terjadi beberapa minggu belakangan ini, SMeCK Hooligan juga tak mau melewatkan temu ramah anggota klub dengan pembina
PSMS Medan, Letjen TNI Edi Rahmayadi tersebut. Salah satu suporter setia Ayam Kinantan ini datang agar dapat mengetahui langsung persoalan
PSMS yang diberitakan selama ini. "Terus terang bagaimana persoalan detailnya kami tidak tau. Kami hanya ingin
PSMS ini proffesional dan bisa maju. Dan yang saya dengar di acara itu adalah soal badan hukum PSMS," kata Lawren Simorangkir ketua SMeCK Hooligan melalui telepon selulernya.
Setelah mengikuti dan mendengar langsung pertemuan itu, Lawren mengaku sudah bisa mengambil kesimpulan. SMeCK Hooligan hanya berharap kepada semua elemen penting
PSMS agar duduk bersama. "Sekarang ini
PSMS lagi bagus-bagusnya. Tim juara dan pemain sudah menikmati profesinya sebagai pemain. Kalau ada masalah tidak usah dihembuskan ke media. Cukup dengan duduk sama dan mencari solusinya," harap Lawren.